Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 11 Des 2025 15:52 WIB ·

Perjuangan Tukang Becak untuk mendapatkan haknya atas tanah warisan.


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Persidangan memasuki agenda kesaksian, sebagai saksi sekaligus kuasa Pendampingan terhadap ahli waris Muslimin yaitu syamhudi dan saudara2nya, menghadirkan 2 saksi lain yaitu Munasip, dan pak Nilam selaku tetangga dari syamhudi yang sangat mengetahui bahwa tanah tersebut adalah milik Muslimin yang dibelinya dari pak Rusti sekitar tahun 1987, dengan AJB no.593, Mereka menegaskan batas-batas tanah barat dan timur selokan, sebelah Utara tanah milik Asmara dan sebelah Utara milik buk Karim, dan menegaskan bahwa setelah Muslimin meninggal belum pernah ada peralihan hak atas tanah tersebut.

Baca Juga :   Heboh Sekali !!! Penemuan Bayi di Desa Ajung Kabupaten Jember.

Berdasar hasil mediasi ke kantor desa karangpring pada tanggal 12 februari 2023 dengan melihat buku kerawangan serta peta tanah tidak ada perubahan yang diperkuat oleh surat keterangan riwayat tanah yang dikeluarkan oleh kepala desa karangpring tanggal 14 februari 2023.

Klik Gambar

Permasalahan ini muncul dengan adanya AJB lain diatas sebagian lahan Persil 17, yang diakui milik pak Amir namun berubah menjadi Persil 18a..

Baca Juga :   Pembentukan Posbankum di Desa-Kelurahan Jember Dinilai Amburadul, LBH Soroti Minimnya Pemahaman Regulasi

Kami LBH PETA mengawal permasalahan ini semenjak adanya laporan dari pihak Amir yg diperkuat oleh perangkat desa karangpring kecamatan sukorambi.

Tanah tersebut dikuasai oleh keluarga syamhudi, namun tiba-tiba adalah laporan dari kepolisian Resort Jember yang mengatakan bahwa syamhudi telah melakukan penguasaan tanah tanpa hak..

Karena kami menyakini ini adalah persoalan perdata maka LBH PETA menunjuk advokad mitra kerja yaitu Kodrat Widodo SH dan Charis SH untuk menjadi pendamping hukum syamhudi sekeluarga untuk melakukan tuntutan secara perdata.

Baca Juga :   Sidang Pertama Nomor : 12/Pdt.G/2025/PN Jmr. Di Tunda Karena satu Tergugat saudara Jatim Mempunyai Penyakit Gangguan Kejiwaan.

Pada dasarnya hak atas tanah tersebut sesuai data yang kami punya meyakini adalah milik syamhudi sebagai ahli waris langsung dari Muslimin.

Besar harapan kami agar keadilan dapat diperoleh dan syamhudi bisa menikmati haknya secara utuh.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Pelaku Curanmor Kabur dari RSUD Pringsewu Saat Jalani Perawatan

26 Januari 2026 - 20:47 WIB

Ketua SMSI Lampung Protes, Laporan Balik Tetap Diproses Polda Meski HS Berstatus Tersangka

25 Januari 2026 - 07:18 WIB

Tren Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Lampung Masih Tinggi, Ini Pesan Khalila

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

PUPUK BERSUBSIDI DISANDERA! Surat Gapoktan Dewi Sri Diduga Jadi Alat Tekanan, Petani dan Kios Desa Jombang Terancam Jadi Korban

29 Desember 2025 - 12:17 WIB

Propam Polda Lampung Hentikan Laporan, Pelapor Minta Penjelasan Terbuka

22 Desember 2025 - 08:56 WIB

Diberhentikan Sepihak, Guru SMK Patria Minta Keadilan

10 Desember 2025 - 16:05 WIB

Trending di Berita Terkini