Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 3 Feb 2026 02:49 WIB ·

Sanimas di Lahan Kosong: Lurah ‘Buang Badan’, Kabid CK ‘Keterangan Ngawur’


Sanimas di Lahan Kosong: Lurah ‘Buang Badan’, Kabid CK ‘Keterangan Ngawur’ Perbesar

PRINGSEWU – Aroma penyimpangan dalam penyaluran bantuan Sanimas DAK Fisik 2025 di RT 004/ RW 007, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu kian menyengat. Selain ditemukan pembangunan di lahan kosong milik oknum Ketua RT, pihak kelurahan terkesan enggan memberikan penjelasan transparan terkait carut-marut verifikasi penerima bantuan tersebut.

Saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai temuan bangunan sanitasi di lahan tanpa rumah tersebut, Lurah Pringsewu Barat Tria Virus Yudianada enggan berkomentar banyak. Pihaknya justru melempar tanggung jawab dan mengarahkan agar media menanyakan langsung ke Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) selaku pelaksana teknis di lapangan.

Baca Juga :   Bupati Pringsewu Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2025, PDAM Way Sekampung Sabet Bintang 4

‎”Silakan tanyakan langsung ke Pokmas Mbak, saya gak paham siapa-siapa saja yang dapat, ”  ujar Lurah singkat, seolah menghindari tanggung jawab pengawasan wilayah yang seharusnya berada di bawah wewenangnya.

Klik Gambar

‎Sikap “buang badan” pihak kelurahan ini memicu kekecewaan warga. Sebagai pimpinan wilayah yang menandatangani atau mengetahui usulan daftar penerima manfaat, Lurah dinilai tidak mungkin tidak mengetahui siapa saja yang mendapatkan bantuan senilai belasan juta rupiah per titik tersebut.

Keterangan yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa fasilitas sanitasi tersebut milik seorang Ketua RT setempat yang beralasan akan membangun rumah di lokasi tersebut di masa depan. Namun, dalih “rencana bangun rumah” ini dinilai sebagai akal-akalan untuk meloloskan bantuan bagi aparat lingkungan, sementara masih banyak warga miskin (MBR) yang memiliki rumah namun belum mempunyai jamban layak.

Baca Juga :   Sertijab Serta Pengukuhan Pengurus YJI dan YKI Dihadiri Langsung Walikota Metro

‎”Kalau Lurah lempar tanggung jawab ke KSM, lalu siapa yang mengawasi KSM? Ini kan uang negara, harusnya kelurahan selektif dan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan sekarang, bukan untuk aset masa depan oknum aparat RT,” keluh warga setempat.

Terpisah, Kabid Cipta Karya PUPR Araina Dwi Rustiani memberikan keterangan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Baca Juga :   Tim Gabungan PD.IWO (Tuba), (MMMP), Dan OSIS SMAN 1 Menggala, Melakukan Penggalangan Dana Terhadap Ibu Parida Dan Pak Padli.

‎”Waalaikumsalam mbak, itu yang rumah cream rumahnya. Tanahnya masih luas karena mau pengembangan selanjutnya jadi di bangun disitu, ” balas Araina singkat.

‎Hasil pantauan media ini di lapangan memperlihatkan kontras yang nyata. Unit Sanimas dengan cat kuning-biru cerah tersebut berdiri ‘terisolasi’ di tengah rimbunnya semak belukar. Tidak ada akses pintu yang terhubung langsung ke hunian warga, mempertegas dugaan bahwa pembangunan ini hanyalah upaya mengamankan aset fasilitas di lahan kosong, bukan untuk melayani kebutuhan sanitasi warga secara mendesak. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 89 kali

Baca Lainnya

Nekat Layani Suntik dan Obat-obatan, Mahasiswa di Pringsewu Diduga Praktik Tanpa Izin

19 Mei 2026 - 18:58 WIB

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Rapat Kordinasi, SMSI Tingkatkan Profesionalisme Perusahaan Media

1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Menuju Generasi Emas 2045, Babinsa Kodim 0429/Lamtim All Out Dampingi Distribusi MBG

30 April 2026 - 15:07 WIB

Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Warga Lampung Timur Kini Bisa Bayar Pajak Lebih Mudah

30 April 2026 - 14:46 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Trending di Berita Terkini