Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 30 Des 2025 19:30 WIB ·

Pemkab Jember Gali Potensi TORA ( Tanah Objek Reforma Agraria) Melalui Rakor GTRA Bersinergi dengan BPN


Pemkab Jember Gali Potensi TORA ( Tanah Objek Reforma Agraria) Melalui Rakor GTRA Bersinergi dengan BPN Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPRKPCK) bersinergi dengan Kantor Pertanahan Jember (ATR/BPN) menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di Hotel Aston Jember, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Menggali Potensi Sumber TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) Dalam Rangka Penataan Aset dan Pendataan Akses Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember”. Acara ini dihadiri oleh jajaran TP3D, OPD terkait, Kodim, Polres, Kejaksaan, serta Camat se-Kabupaten Jember.

Klik Gambar

Kabid Tata Ruang Dinas PRKPCK Provinsi Jawa Timur, Dr. Priyo Nur Cahyo, ST, MT, dalam paparannya menekankan pentingnya akurasi data dalam penyelarasan tata ruang dan pemanfaatan lahan. “Reforma agraria bukan sekadar membagi tanah, tapi bagaimana kita memastikan penataan aset tersebut selaras dengan rencana tata ruang yang ada. Potensi TORA harus diidentifikasi secara presisi agar memberikan kepastian hukum dan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Priyo.

Baca Juga :   Kepala UKPBJ Jember Ilegal, DPRD didesak Hentikan semua Proses Lelang

Senada dengan hal tersebut, Kabid Tata Ruang dan Pertanahan DPRKPCK Jember, Ainur Rofiq, ST, MT, menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan langkah krusial untuk memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi objek reforma agraria di Jember. “Kami di tingkat kabupaten terus melakukan pendataan akses dan penataan aset. Harapannya, melalui rakor ini, semua stakeholder memiliki persepsi yang sama dalam menggali potensi TORA, sehingga proses administrasi hingga pemanfaatannya nanti benar-benar tepat sasaran,” jelas Rofiq.

Baca Juga :   Untuk Meningkatkan Akses Transportasi dan Pariwisata kabupaten Jember, Pemkab Jember Meluncurkan Program ANAK SENJA dan JELITA

Sementara itu, dari sisi percepatan pembangunan, Didik Muzani, SH, perwakilan dari Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Jember, menyoroti dampak sosial dan ekonomi dari program ini. “TP3D mendukung penuh langkah ini karena reforma agraria adalah instrumen penting untuk mengurangi ketimpangan kepemilikan lahan. Jika penataan aset ini sukses, maka akses masyarakat terhadap sumber daya ekonomi akan terbuka lebar, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga Jember,” tegas Didik.

Sebagai penutup, Dr. Bhim Prakoso, SH, MM, SP.N, MH, Dosen Hukum Universitas Jember yang bertindak sebagai moderator, memberikan simpulan terkait urgensi kolaborasi lintas sektor dalam implementasi GTRA. “Kesimpulan dari pertemuan hari ini adalah perlunya integrasi data dan komitmen kuat dari seluruh pihak, baik pemda, BPN, maupun aparat penegak hukum. Legalitas aset (asset reform) harus dibarengi dengan pemberdayaan ekonomi (access reform) agar Tanah Objek Reforma Agraria ini menjadi modal produktif bagi rakyat, bukan sekadar sertifikat semata,” pungkas Bhim.

Baca Juga :   Bambang-Rafieq, Simbol Janji yang Ditepati dan Harapan yang Diperjuangkan

Acara yang berlangsung interaktif ini juga menghadirkan narasumber dari BPKH Wilayah XI Yogyakarta, M. Dwijo Saputro, SP, Msc, yang bergabung secara daring untuk membahas sinkronisasi kawasan hutan dengan program TORA. (** )

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Penghimpun Arisan Dilaporkan ke Polres Jember : Bawa Kabur uang 1 Milyar

24 Januari 2026 - 14:32 WIB

PT Pegadaian Area Jember menggelar Festival TRING Pegadaian Jember 2026

24 Januari 2026 - 14:22 WIB

LBH Peta Kabupaten Jember Melaksanakan Bimtek Paralegal

24 Januari 2026 - 14:04 WIB

PSHT Ranting Ajung Resmi Tetapkan Ketua Rayon Periode 2025–2028

24 Januari 2026 - 11:08 WIB

Ranmornya ditemukan Pemilik Sepeda Motor Sampaikan Ucapan Terima Kasih kepada Polres Bondowoso.

21 Januari 2026 - 14:36 WIB

Temu Kangen Paguyuban Wong Jonegoro (WOJO) dihadiri Dandim Bondowoso Letkol Inf Prawito 

21 Januari 2026 - 13:53 WIB

Trending di Berita Nasional