Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 13 Jun 2026 10:59 WIB ·

Disertasi Doktoral Gus Fawait Sudah di Implementasikan Teorinya di Kabupaten Jember


Disertasi Doktoral Gus Fawait Sudah di Implementasikan Teorinya di Kabupaten Jember Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Langkah strategis Kabupaten Jember dalam mencatatkan pertumbuhan ekonomi fantastis sebesar 6,35% pada Kuartal I (Q1) kini menemukan landasan akademisnya. Capaian impresif Jember yang berhasil memuncaki pertumbuhan ekonomi di wilayah Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang), serta sukses melampaui angka Jawa Timur (5,96%) dan Nasional (5,61%), ternyata sejalan dengan hasil riset mendalam dari pemimpin mudanya.

Gus Muhammad Fawait resmi menyelesaikan ujian doktornya di Program Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga dengan menghasilkan sebuah karya ilmiah krusial. Disertasi beliau yang berjudul “Analisis Peran Belanja Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur” seolah menjadi cetak biru (blue print) bagi lompatan indikator makro di propinsi Jawa Timur khususnya di Kabupaten Jember.

Klik Gambar

*Menjawab Tantangan PDRB Lewat Formula Anggaran yang Tepat*

Baca Juga :   Menurut Kementrian ATR/BPN : Masyarakat Mempunyai Peluang Ikut Kelola Tanah Terlantar, 

Dalam disertasinya, Gus Fawait membedah secara ilmiah bagaimana instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh hanya habis untuk belanja rutin yang konsumtif, melainkan harus dialokasikan secara taktis pada sektor yang memiliki multiplier effect tinggi.

Sinergi antara teori disertasi ini dengan realitas di lapangan terlihat sangat nyata di Jember:

* Pengelolaan Fiskal yang Tepat Sasaran: Percepatan dan ketepatan penyaluran anggaran untuk program stimulus UMKM, sektor pertanian/ketahanan pangan, serta pembenahan infrastruktur pinggiran berhasil mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jember melesat ke angka 6,35%.

* Pelaksanaan yang Efektif: Riset ilmiah Gus Fawait membuktikan bahwa eksekusi program di lapangan yang bebas dari sumbatan birokrasi secara otomatis akan mempercepat perputaran uang di masyarakat akar rumput, meningkatkan pendapatan riil, dan pada akhirnya mendongkrak daya beli warga Jember.

Baca Juga :   PMI Jember Melaksanakan Giat Normalisasi 11 Sumur Warga Terdampak Bencana Banjir

*Jember Sebagai Kiblat Pengelolaan Fiskal di Wilayah Sekar Kijang*

Melalui temuan dalam riset doktoralnya yang mengambil lokus di Jawa Timur, Gus Fawait menunjukkan bahwa jika sebuah daerah mampu memaksimalkan efektivitas belanja pemerintahnya sejak awal kuartal, maka daerah tersebut akan tumbuh menjadi lokomotif utama yang menarik gerbong ekonomi wilayah sekitarnya.

Dengan pertumbuhan ekonomi Jember yang kini berada di atas rata-rata provinsi (unggul 0,39 poin) dan nasional (unggul 0,74 poin), Jember telah bertransformasi menjadi daerah dengan iklim ekonomi paling bergairah, kompetitif, dan sukses memimpin telak di koridor pertumbuhan ekonomi Sekar Kijang:

Baca Juga :   RM Jasuma Menggala Resmi Dibuka, Jamin Rasa Otentik Makanan Khas Padang.

* Jember: 6,35% (Tertinggi)

* Banyuwangi: 6,14%

* Lumajang: 5,89%

* Situbondo: 5,50%

* Bondowoso: 5,42%

*Komitmen Mewujudkan Kesejahteraan Nyata*

Bagi Gus Muhammad Fawait, gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Airlangga ini bukan sekadar pencapaian akademik di atas kertas, melainkan sebuah tanggung jawab moral. Integrasi antara kajian ilmiah dalam disertasi dan implementasi kebijakan yang pro-rakyat menjadi komitmen penuh untuk memastikan tren pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini selalu berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan, penurunan angka kemiskinan, dan terciptanya lapangan kerja yang luas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jember.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Suasana Penuh Khidmat Selimuti Mapolres Jember, AKBP Alaiddin Resmi Gantikan AKBP Bobby A. Condroputra

2 Agustus 2026 - 17:04 WIB

PMI Andil saat Hari Koperasi, Peserta JJS Dekopin Sumbang 49 Kantong Darah

2 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Danbrigif 9/DY/2 Kostrad ikuti Giat Tradisi Penerimaan Warga Baru

2 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Pemdes Pancakarya Imbau Warga Kibarkan Merah Putih Selama Agustus untuk Semarakkan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Diduga Lakukan Penagihan Disertai Intimidasi, KSP Gumilang Dikeluhkan Warga Jember, Kadiskop Sebut Tidak Terdaftar

31 Juli 2026 - 21:56 WIB

Penutupan Diklat SPPI KDKMP dan KNMP di Bumi Dodiklatpur Asembagus 100% Lulus 

31 Juli 2026 - 18:08 WIB

Trending di Berita Nasional