Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 10 Mar 2026 03:57 WIB ·

Gus Fawait Tekankan Sinergi Satgas Stunting dan Layanan Kesehatan Gratis di Jember : Safari Ramadhan di Kalisat


Gus Fawait Tekankan Sinergi Satgas Stunting dan Layanan Kesehatan Gratis di Jember : Safari Ramadhan di Kalisat Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Bupati Jember, Gus Fawait, dan jajarannya, menggelar Safari Ramadan di Kecamatan Kalisat pada Senin (9/3/2026) siang hingga malam. Salah satu titik kunjungannya adalah di Balai Desa Sumberjeruk, Kalisat guna berjumpa kader posyandu.

Dalam paparannya, Gus Fawait memberikan perhatian serius terhadap tantangan kesehatan di Kabupaten Jember, khususnya terkait tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan masalah stunting. Untuk itu, Gus Fawait mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama demi meningkatkan kualitas hidup warga Jember.

Klik Gambar

Selain itu, Gus Fawait menyoroti bahwa saat ini Jember masih memegang peringkat yang cukup tinggi dalam statistik AKI dan AKB di Jawa Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, dia menekankan pentingnya peran aktif kader Posyandu dan optimalisasi Satgas Stunting yang telah dibentuk di tingkat kecamatan.

Baca Juga :   Perampasan Sepeda Motor Terjadi Lagi Di Tanggamus

Menurut Gus Fawait, kunci keberhasilan penanganan kesehatan ini ada pada koordinasi yang dipimpin langsung oleh Camat dan Kepala Puskesmas. Satgas ini bertugas melakukan pendataan yang akurat terhadap anak-anak yang terindikasi stunting.

“Anak-anak kita yang stunting akan dibawa untuk diperiksa bersama di Puskesmas. Penanganannya tidak sembarangan karena datanya akan ditentukan langsung oleh dokter spesialis anak untuk menentukan metode pengobatan atau treatment yang tepat,” ujar Gus Fawait.

Baca Juga :   Gus Fawait Telah Cairkan Beasiswa Ribuan Mahasiswa hingga Beri Insentif Guru Ngaji, RT/RW, dan Kader Posyandu

Selain stunting, Gus Fawait juga memberikan instruksi khusus terkait perlindungan bagi ibu hamil. Dia meminta agar para ibu hamil dikumpulkan dan diperiksa secara rutin di Puskesmas. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan dikonsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

“Melalui pemeriksaan spesialis, kami bisa menentukan apakah seorang ibu hamil memiliki risiko tinggi atau tidak. Jika berisiko tinggi, maka wajib kita kawal agar proses persalinannya dilakukan di rumah sakit demi keselamatan ibu dan bayi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait juga mengingatkan masyarakat bahwa Jember saat ini telah menerapkan sistem Universal Health Coverage (UHC) atau layanan kesehatan gratis. Sayangnya, dia menilai masih banyak warga yang belum mengetahui fasilitas ini.

Baca Juga :   Arus Bawah dari 15 Kecamatan Setuba Mendukung Reka Punnata sebagai Pemimpin Tulang Bawang

Gus Fawait menegaskan bahwa bagi warga yang memiliki KTP Jember, akses layanan kesehatan di rumah sakit daerah, seperti RSUD Kalisat, sudah tidak dipungut biaya, baik untuk pengobatan umum maupun proses persalinan.

“Masih banyak yang belum tahu kalau hari ini rumah sakit itu gratis. Pokoknya ber-KTP Jember, mau berobat atau melahirkan di rumah sakit, semuanya gratis. Ini adalah prioritas kita untuk masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Polsek Ajung Monitoring Lahan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

13 Juni 2026 - 11:40 WIB

Disertasi Doktoral Gus Fawait Sudah di Implementasikan Teorinya di Kabupaten Jember

13 Juni 2026 - 10:59 WIB

5.000 Perawat Jember Siap Sosialisasi Program Pemkab Jember

11 Juni 2026 - 09:29 WIB

Komisi A DPRD Jember Gelar Hearing Sengketa Lahan di Desa Petung, Sejumlah Kejanggalan Sertifikat Hak Pakai PTPN Terungkap

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Camat Ajung Sosialisasikan Program PETA CINTA, Pengurusan Adminduk Kini Bisa Tuntas di Kecamatan

10 Juni 2026 - 12:37 WIB

Panitia Pilkakon Lugusari Resmi Dilantik, Ketua BHP Tekankan Netralitas dalam Penyelenggaraan Pemilihan

10 Juni 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita Nasional