Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 24 Feb 2026 13:59 WIB ·

Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu, Untuk Menjaga Stabilitas Harga.


Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu, Untuk Menjaga Stabilitas Harga. Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat menyusun strategi pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Fokus utama saat ini adalah memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas pokok di pasar.

Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil koordinasi lintas sektor, terdapat beberapa komoditas yang mulai menunjukkan tren kenaikan harga, di antaranya cabai rawit merah, daging ayam ras, telur ayam, dan kedelai impor.

Klik Gambar

“Kami telah memetakan langkah konkret untuk meredam gejolak harga menjelang selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. Instruksi dari pemerintah pusat sangat jelas, yakni memperkuat pemantauan di lapangan dan memastikan tidak ada hambatan distribusi,” ujar Akhmad Helmi Senin (23/2/2026).

Baca Juga :   Gus Fawait Tanda Tangani Komitmen Untuk Agendakan Festival dan Permudah Perizinan Sound Horeg, Karena merupakan Bagian dari seni.

Guna menekan inflasi, Akhmad Helmi menjelaskan bahwa Pemkab Jember akan menerapkan intervensi pada tiga tingkatan sekaligus.

Pada level produsen, pemerintah akan menyalurkan bantuan stimulan bagi petani serta memperkuat Kerjasama Antar Daerah (KAD).

“Kami juga menjajaki kolaborasi dengan Champion di Jawa Tengah dan Jawa Barat melalui dukungan Bank Indonesia untuk menjamin pasokan cabai merah tetap aman,” jelasnya.

Pada level grosir, Tim Gabungan Satgas Pangan dan TPID akan mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang-gudang distributor. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan barang.

Baca Juga :   Arena Sabung Ayam menurut Warga: Sudah Tak Ada Aktivitas Judi

Sementara pada level konsumen, Pemkab Jember akan memperluas jangkauan Operasi Pasar (OP) dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Selain itu, pemasangan banner Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasar-pasar rakyat akan diperbanyak agar masyarakat mendapatkan informasi harga yang transparan.

Selain masalah pangan, Akhmad Helmi juga menekankan pentingnya dukungan terhadap UMKM melalui fasilitasi sertifikasi halal serta percepatan program perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sesuai arahan Kementerian PKP, kami tengah mengevaluasi pembebasan BPHTB 0 Rupiah bagi MBR dan mendorong desa-desa untuk mengalokasikan anggaran renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” tambahnya.

Baca Juga :   Kepala Sekolah SMPN 1 Ambulu Moh.Zaeni Angkat Bicara Mengenai Uang Iuran study tour Yang Gagal.

Dalam upaya ini, pihaknya juga diminta untuk terus mendokumentasikan serta melaporkan setiap perkembangan harga harian. Sinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember dan BULOG juga terus diperkuat, terutama dalam penyaluran beras SPHP di pasar tradisional maupun ritel modern.

“Harapan kami, dengan kerja kolaboratif ini, masyarakat Jember dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga pangan yang tidak terkendali,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Bahas Pendataan dan Sinkronisasi e-RDKK 2027 Gapoktan Panca Jaya Gelar Rakor 

18 September 2026 - 17:04 WIB

Warga Klanceng Hentikan Pembangunan Bronjong di Bantaran Kali Bedadung UIN KHAS Jember, Berujung Kesepakatan

17 September 2026 - 19:31 WIB

PPL Sri Wahyuni dan Kopka Alip Babinsa Pancakarya Dampingi Proyek Oplah

15 September 2026 - 16:30 WIB

Peduli Petani, Catur Teguh Wiyono Kirim Aduan ke Menteri Pertanian, Desak Amran Turun Tangan Terkait Dugaan Polemik Bantuan Traktor di Jember

13 September 2026 - 21:05 WIB

Isu Medsos Agus Jagal Kabur Hoax, Dapat Kompensasi dari RSD Balung 

11 September 2026 - 20:57 WIB

Satu Pejabat Metro Ikuti Selter Kadinkes Lampung, dr. Redho: Modal Bismillahirrahmanirrahim

11 September 2026 - 20:16 WIB

Trending di Berita Nasional