PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) Serentak pada Selasa (10/3). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu ini dilaksanakan bersama Satgas Saber Pelanggaran Harga Keamanan dan Mutu Pangan, dengan dukungan penuh dari Polres Pringsewu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Budi Epriyanto, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah-tengah harga pasar.
“Misalnya, beras yang biasanya dijual seharga Rp13.000 per kilogram, di sini masyarakat bisa menebusnya seharga Rp12.000. Meskipun komoditas yang tersedia terbatas pada beras, minyak goreng, gula, dan tepung, kami harap ini sangat membantu,” ujar Budi.
Kegiatan ini merupakan titik ke-4 dalam rangkaian GPM setelah sebelumnya dilaksanakan pada agenda Safari Ramadhan. Budi menambahkan bahwa penentuan lokasi pasar murah tidak dilakukan sembarang, melainkan berdasarkan skala prioritas anggaran.
Wilayah yang menjadi lokus (titik fokus) penanganan kemiskinan dan stunting.
Dengan tujuan mengirimkan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Kepala Pekon (Kakon) Fajar Agung, Suparman, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pemkab Pringsewu. Menurutnya, kehadiran GPM sangat dinantikan warga untuk menjaga stabilitas pangan menjelang hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antusiasme warga sangat tinggi hingga stok yang disediakan habis dalam waktu singkat. Adapun total logistik yang disalurkan meliputi: Beras: 300 kg, Minyak Goreng (Kita): 168 liter, Gula Pasir: 168 kg dan Tepung Terigu: 120 kg.
Meski berjalan lancar, keterbatasan stok menyebabkan sebagian warga belum bisa mendapatkan bagian. Hal ini menjadi catatan bagi pemerintah daerah untuk menerbitkan volume ketersediaan bahan pokok pada agenda GPM berikutnya. (*)






