Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 1 Apr 2026 11:32 WIB ·

Optimalisasi UHC Jadi Kunci Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting di Jember, Strategi Gus Fawaid.


Optimalisasi UHC Jadi Kunci Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting di Jember, Strategi Gus Fawaid. Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan program Universal Health Coverage (UHC). Langkah ini dipandang sebagai strategi krusial untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan di tahun 2026.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa akses kesehatan yang merata merupakan fondasi utama kesejahteraan warga. Menurut dia, program UHC bukan sekadar pemenuhan administrasi kesehatan, melainkan bentuk ikhtiar nyata pemerintah daerah untuk menjamin kehadiran negara bagi masyarakat yang tidak mampu.

Klik Gambar

Dalam keterangannya Rabu (1/4/2026), Gus Fawait menanggapi fluktuasi angka kesehatan di awal tahun 2026. Dia menekankan pentingnya melihat data secara komprehensif dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum tahun anggaran berakhir.

Baca Juga :   Wali Kota Metro Tegaskan Sanksi bagi ASN yang Perpanjang Libur Lebaran

“Membandingkan angka tidak bisa hanya per tiga bulan dengan data setahun penuh. Namun, kami pastikan bahwa UHC adalah instrumen utama untuk menurunkan AKI dan AKB. Salah satu faktor ketimpangan saat pertumbuhan ekonomi naik adalah akses kesehatan. Dengan UHC, kita meminimalisir hambatan bagi warga tidak mampu untuk mendapatkan layanan medis berkualitas,” ujar Gus Fawait.

Baca Juga :   GWI Jember Desak Pengawas Proyek Hargai Tugas Jurnalis, Sikap di SDN Cakru 04 Dinilai Langgar Prinsip Keterbukaan Publik

Sebagai langkah konkret jangka pendek, Gus Fawait mengumumkan program pemeriksaan kesehatan intensif bagi ibu hamil di seluruh wilayah Jember. Mulai akhir April 2026, pemerintah daerah menargetkan seluruh ibu hamil di Jember sudah mendapatkan layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

“Kita punya target, akhir April ini seluruh ibu hamil di Jember harus sudah di-USG. Ini adalah deteksi dini untuk memastikan kesehatan janin dan ibu, sehingga risiko saat persalinan bisa kita minimalisir sejak awal,” tambahnya.

Gus Fawait juga menjelaskan bahwa pembangunan di Jember dilakukan dengan pembagian skala waktu yang jelas. Sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan dan irigasi pertanian masuk dalam program jangka menengah dan panjang, layanan kesehatan melalui UHC adalah program yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga :   Gus Fawait Menginginkan Insentif RT-RW Cair Tiap Bulan

Integrasi antara jaminan kesehatan dan ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) yang kompeten diharapkan mampu menciptakan ekosistem kesehatan yang tangguh. Dengan terpenuhinya layanan dasar ini, Gus Fawait optimis Jember tidak hanya unggul dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dalam kualitas hidup manusianya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Momentum Pengabdian dan Tanggung Jawab Prajurit TNI AD, Letkol Inf Juni Fitriyan Berikan Selamat Kenaikan Pangkat Kepada Prajuritnya.

1 April 2026 - 11:23 WIB

LBH PETA Jember Terima Sejumlah Pengaduan Pasca Idul Fitri, Siap Kawal Keadilan Masyarakat

31 Maret 2026 - 21:21 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Pancakarya Kecamatan Ajung Melaksanakan RAT Tahun Anggaran 2025.

31 Maret 2026 - 21:15 WIB

Bupati Gus Fawait Mengapresiasi Keputusan Pusat Batalkan Kenaikan BBM, Ajak Warga Jember Bijak Konsumsi Energi

31 Maret 2026 - 17:32 WIB

Tiket Terintegrasi Buat Kunjungan Wisata Watu Ulo-Papuma Alami Lonjakan Drastis pada Libur Lebaran 2026 Sampai Tembus 58.000 Lebih.

31 Maret 2026 - 17:20 WIB

Bupati Jember Sampaikan LKPJ 2025: Ekonomi Tumbuh Tertinggi, Kemiskinan Terendah 10 Tahun.

31 Maret 2026 - 15:49 WIB

Trending di Berita Nasional