Menu ✖

Mode Gelap

Berita Nasional · 26 Jan 2026 18:46 WIB ·

Bupati Jember Gus Fawait Bentuk Satgas Khusus, Targetkan Penurunan Drastis Angka Stunting dan Kematian Ibu-Anak


Bupati Jember Gus Fawait Bentuk Satgas Khusus, Targetkan Penurunan Drastis Angka Stunting dan Kematian Ibu-Anak Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Bupati Jember, Gus Fawait, mengumpulkan sebanyak 1.200 tenaga kesehatan di GOR PKPSO Kaliwates, Senin (26/1/2026). Bertajuk Launching Gerakan 1.200 Tenaga Kesehatan dalam rangka Program Jember Cinta Kesehatan Ibu dan Anak, Gus Fawait menegaskan bahwa penanganan stunting serta Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI-AKB) di Jember tidak lagi bisa dilakukan secara sektoral atau sendiri-sendiri.

Gus Fawait menyoroti data sepuluh tahun ke belakang yang menunjukkan posisi Jember yang kerap berada di peringkat teratas dalam kasus stunting dan AKI-AKB di Jawa Timur. Ia menyebut situasi ini sebagai sebuah bencana atau krisis yang mengancam masa depan generasi penerus bangsa.

Klik Gambar

“Selama ini, kerja-kerja penanganan terkesan berjalan sendiri-sendiri. Puskesmas sendiri, camat sendiri, hingga dinas kesehatan pun sendiri. Mulai hari ini, kita satukan semua dalam satu komando,” tegas Gus Fawait.

Baca Juga :   Camat Ajung Sosialisasikan Program PETA CINTA, Pengurusan Adminduk Kini Bisa Tuntas di Kecamatan

Strategi utama yang diusung adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Stunting, AKI, dan AKB. Satgas ini tidak hanya melibatkan tenaga kesehatan (nakes) dan penyuluh KB, tetapi juga merangkul peran aktif camat dan jajaran tingkat kecamatan hingga desa.

Selain itu, pengawas sekolah dan kepala sekolah juga diikutsertakan untuk pendataan. Termasuk personel TNI dan Polri guna memperkuat efektivitas pergerakan di lapangan.

Baca Juga :   Bupati Jember Gus Fawait Serahkan 8.344 SK PPPK Paruh Waktu dengan tema “Menguatkan Pengabdian untuk Jember Baru, Jember Maju”

Melalui integrasi ini, Gus Fawait menargetkan penurunan angka stunting secara drastis pada tahun 2026. Lebih jauh lagi, dia mematok target ambisius agar pada periode 2029 – 2030, angka stunting di Jember menjadi salah satu yang terendah di Provinsi Jawa Timur.

Selain penguatan satgas, Gus Fawait juga membocorkan rencana pengembangan layanan Home Care yang akan diintegrasikan dengan program ini. Untuk memastikan efektivitasnya, kinerja para organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga kepala puskesmas akan dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan.

“Salah satu indikator utama keberhasilan seorang pejabat OPD atau Camat di Jember adalah sejauh mana mereka mampu menurunkan angka stunting dan kematian ibu-anak di wilayahnya,” imbuhnya.

Baca Juga :   Panwascam Pringsewu Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas Pengawas TPS

Terkait dukungan finansial, Gus Fawait memastikan bahwa anggaran akan dikelola secara utuh dan terencana, tanpa terpecah-pecah seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia juga memberikan jaminan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi nakes di Jember tidak akan dikurangi, berbeda dengan kebijakan di beberapa daerah lain.

“Kita ingin pelayanan publik membaik. Maka, anggaran tidak boleh lagi habis hanya untuk seminar atau pelatihan terus-menerus, tapi harus berdampak langsung pada masyarakat,” tutupnya.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

DPC Madas Sedarah Gelar Unras sampaikan Aspirasi Dukung Penataan Arus Lalu Lintas dan Pedagang Pasar Tanjung

1 Oktober 2026 - 16:09 WIB

SPPG Tugusari 2 Bagikan 250 Nasi Kuning dari Hasil Penjualan Limbah Dapur

25 September 2026 - 19:15 WIB

Bahas Pendataan dan Sinkronisasi e-RDKK 2027 Gapoktan Panca Jaya Gelar Rakor 

18 September 2026 - 17:04 WIB

Warga Klanceng Hentikan Pembangunan Bronjong di Bantaran Kali Bedadung UIN KHAS Jember, Berujung Kesepakatan

17 September 2026 - 19:31 WIB

PPL Sri Wahyuni dan Kopka Alip Babinsa Pancakarya Dampingi Proyek Oplah

15 September 2026 - 16:30 WIB

Peduli Petani, Catur Teguh Wiyono Kirim Aduan ke Menteri Pertanian, Desak Amran Turun Tangan Terkait Dugaan Polemik Bantuan Traktor di Jember

13 September 2026 - 21:05 WIB

Trending di Berita Nasional