Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 2 Jul 2026 13:57 WIB ·

Dispendik Jember Larang Tegas Jual LKS dan Seragam di Sekolah : Bisa Berujung Sanksi.


Dispendik Jember Larang Tegas Jual LKS dan Seragam di Sekolah : Bisa Berujung Sanksi. Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Praktik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan seragam di lingkungan sekolah saat musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kembali menjadi sorotan. Kegiatan yang masih ditemukan di sejumlah sekolah dinilai tidak hanya bertentangan dengan kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, tetapi juga berpotensi membebani orang tua siswa.

Dinas Pendidikan Kabupaten Jember secara tegas melarang seluruh sekolah negeri, guru, maupun komite sekolah melakukan praktik jual beli seragam ataupun LKS di lingkungan satuan pendidikan. Kebijakan tersebut diterapkan agar sekolah tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai lembaga pendidikan, bukan sebagai tempat aktivitas perdagangan yang dapat menambah beban biaya pendidikan.

Klik Gambar

Berdasarkan pemberitaan Investigasi.News edisi 2 Juli 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember kembali menegaskan larangan tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga dunia pendidikan tetap bersih dari praktik yang berpotensi membebani orang tua peserta didik.

Baca Juga :   Pemkab Pringsewu Gelar Bazar UMKM 2O24

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, menegaskan bahwa sekolah tidak boleh mewajibkan maupun mengarahkan orang tua membeli seragam di sekolah atau di toko tertentu, baik saat PPDB maupun ketika kenaikan kelas.

«”Sekolah dilarang menjual LKS maupun seragam di satuan pendidikan dalam bentuk apa pun,” ujar Hafid.»

Ia menjelaskan bahwa pengadaan seragam sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua atau wali murid. Karena itu, sekolah tidak memiliki kewenangan mengelola penjualan seragam ataupun membatasi tempat pembeliannya.

Baca Juga :   PTPN I Regional 5 Gelar Pelatihan Fotografi Untuk Memperkuat Peran Admint Sosial Media

“Hal itu merupakan tanggung jawab orang tua atau wali murid. Orang tua dibebaskan membeli seragam di mana saja dan tidak wajib membelinya melalui koperasi sekolah,” tegasnya.

Selain itu, Hafid juga mengingatkan agar sekolah tidak mewajibkan penggunaan LKS dalam proses belajar mengajar apabila justru menambah beban ekonomi keluarga siswa.

Dinas Pendidikan mengimbau seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Jember untuk mematuhi aturan tersebut. Apabila masih ditemukan sekolah yang melakukan praktik penjualan LKS maupun seragam atau mengarahkan orang tua membeli di tempat tertentu, tindakan tersebut dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. (**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Ajung Gelar Tasyakuran Bersama Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat

1 Juli 2026 - 16:57 WIB

Panitia Pengisian BPD Desa Pancakarya Tetapkan Nomor Urut Calon.

29 Juni 2026 - 21:11 WIB

Gelar Latihan Spesial, ULD Jember Kolaborasi dengan Syam Modeling Sambut Kejuaraan Jatim

28 Juni 2026 - 18:50 WIB

Panitia Pengisian BPD Desa Pancakarya Tetapkan Calon Pemilih.

28 Juni 2026 - 17:17 WIB

Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan Raih Doktor Unair, Rumuskan Model Suksesi Kepemimpinan Pesantren Berorientasi Keberlanjutan

26 Juni 2026 - 17:14 WIB

Sidang Perdana di Dispendukcapil Jember Permudah Masyarakat Urus Perubahan Dokumen Kependudukan : Inovasi PASTI MAPAN.

26 Juni 2026 - 17:09 WIB

Trending di Berita Nasional