PRINGSEWU – (GS) – Kisruh CV. Batu Sumber Mulya (BSM) dengan warga Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan  Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, bermula tidak ada sosialisasi dari pihak pemerintaha pekon setempat.

Hal ini yang dikatakan oleh M Yamin, salah seorang warga Dusun 1 , Pekon Sinar Baru Timur, usai mengikuti pertemuan dengan pihak CV..BSM di Kantor Pekon setempat, Rabu (7/4/21) kemarin.

Menurut Yamin, bahwa masuknya CV.BSM yang bergerak pada bidang usaha pertambangan tersebut, sebab kesalahan dari Kepala Pekon Sinar Baru Timur Totong Holidin, dianggap tidak transparan terhadap warga setempat.

Baca Juga :   Polsek Pagelaran Bagikan Takjil dan Masker ke Pengguna Jalan

“Dia (kepala pekon) sebagai penanggung jawab terhadap warga, seharusnya kan warga itu diajak rembuk dulu. Ini malah sama sekali tidak ada pembelaan terhadap warga, bahkan tadi saja kita bisa simak kepala pekon bahasanya pembelaan ke perusahaan saja,” keluh dia.

Ia juga mengungkapkan, munculnya gejolak dari warga disebabkan tidak ada komunikasi secara resmi dari pemerintahan pekon.

“Munculnya  gejolak ya tidak ada komunikasi dari pemerintahan pekon,” tambah Yamin.

Baca Juga :   Kejari Pringsewu Lakukan Ekspose Kinerja, Sekaligus Pemusnahan Barang Bukti Hasil Perkara

Masih kata dia, awalnya masyarakat menandatangani surat izin yang berisikan untuk lewat tanah liat bukan untuk batu. Namun, pada kenyataannya pada saat beroperasi bukan tanah liat yang diangkut akan tetapi batu.

“Iizinya untuk lewat lempung (tanah liat)
bukan batu, tahu-tahu kok ada berapa rit ngangkut ,” timpalnya.

Sementara itu, Totong Holoidin, Kepala Pekon Sinar Baru Timur mengakui jika secara formal dari pemerintahan pekon memang tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu, namun pihaknya meminta terhadap perusahaan sebelum beroperasi untuk berkomunikasi langsung dengan warga.

Baca Juga :   Kasat Polairud Polres Tuba Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

“Kalau secara formal itu memang tidak ada, tapi kami selaku kepala pekon sudah mengimbau ke pihak perusahaan, bahwa tolong ini sebelum masuk dikomunikasikan terlebih dahulu dengan masyarakat. Mungkin kesibukan dari pihak perusahaan bisa jadi kelupaan, sedangkan saya sudah seringkali mengingatkan agar segera mungkin untuk melakukan komunikasi langsung terhadap warga sekitar,” ucap dia.

Penulis : (Tim MGG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here