Menu

Mode Gelap

Daerah · 3 Feb 2024 12:11 WIB ·

Rekrutmen Anggota KPPS di Desa Pancakarya disoal warga karena Satu KK 3 Orang Jadi Semua


Rekrutmen Anggota KPPS di Desa Pancakarya disoal warga karena Satu KK 3 Orang Jadi Semua Perbesar

Jember, GemaSamudra – Tinggal Menghitung hari Pelaksanaan Pemilihan umum tahun 2024 Serentak akan dilaksanakan.

Warga Dusun Krasak,Desa Pancakarya Kecamatan Ajung yang bernama Mustakim datang ke Kantor Biro GemaSamudra agar mereles tentang adanya indikasi Pelanggaran yang dilakukan oleh PPS desa Pancakarya.

Mustakim saat diwawancarai Menyampaikan Di TPS 1, TPS 2 dan TPS 3 Yang menjadi anggota KPPS adalah satu KK, TPS 1 inisial ARS dan TPS 3 inisial ARS Anaknya dan di TPS 2 inisial K ibuknya.

Klik Gambar

Yang menjadi pertanyaan saya mas, apakah saat rekrutmen KPPS pihak PPS tidak Ngecek Administrasi seperti KK/ KTP, Lucu nya Lagi mas di sini itu banyak Sarjana yang pendidikan nya memadai, Opo Raenek Yang Lain Tah kok satu Keluarga, Imbuhnya.

Baca Juga :   Bimtek Penguatan Kapasitas PKD dalam Pengawasan Tahapan Pemutakhiran data Pemilih, Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Lanjut Mustaki, saya berharap mas kepada Link KPU, PPS atau siapa saja yang ngurusin Rekrutmen KPPS ini supaya di ganti dengan orang lain biar tidak kelihatan sekali kalau melakukan Nepotisme, Pungkasnya.

Salah satu Masyarakat yang Berdomisili di desa Pancakarya Sekaligus Aktifis yang Bernama Jumadi Menyampaikan Saya Kemarin pada hari Jum’at Tanggal 2 Februari 2024 Mendapatkan Laporan dari Masyarakat khusus nya di dusun krasak dengan Adanya Satu Keluarga/ KK ibuknya dan anaknya Menjadi Anggota KPPS yang tersebar di TPS 1, TPS 2 dan TPS 3.

” Saya Telpon Bapak Beny Camat Ajung, Beliau nya Menjawab tidak Paham mengenai hal ini dan saya disuruh Menelpon Ketua PPK Ajung Ibu Nikita, tapi Alkhamdulillah mas Tlp saya tidak di angkat”, Menurut nya.

Baca Juga :   Caleg DPRD PAW Fraksi PKB didatangi KPU Jember Untuk Verifikasi Berkas dan Kesanggupan.

Karena saya Merasa Gregetan mas tepat pukul 09.00 WIB Saya telpon Bapak Hanafi KPU Jember, saya minta petunjuk tentang satu KK yang tiga tiganya di tetapkan jadi anggota KPPS, Beliau Menjawab dengan Tegas itu TIDAK BOLEH KALAU SATU KK, Itu harus di ganti.

Lanjut Jumadi Pesan saya mas kepada Penyelenggara pemilu tinggal beberapa hari mari kita jaga agar kondisi kondusif, ini kabar burung ada indikasi antara PPK dan PPS di kecamatan Ajung sudah mulai tidak Netral memihak Pada salah satu Calon.

Kalau nanti di saat hari H Betul Betul terjadi dan Jelas saya Pastikan Pemilu nantinya tidak akan kondusif, Pungkasnya.

Dengan adanya Ramainya permasalahan ini selaku PKD Desa Pancakarya Bapak Didik Hariyanto saat dikonfirmasi menyampaikan, kalau saya mas ibarate kalau sepak Bola adalah Wasit, Rekrutmen KPPS itu murni kewenangan PPS, kalau ada Komplain dari masyarakat saya siap memfasilitasi dan saya akan Berkoordinasi dengan Atasan saya Panwascam Ajung, Imbuhnya.

Baca Juga :   Polisi Berhasil Amankan 3 Pelaku Judi Sabung Ayam Bangsalsari

Kami Team dari Media GemaSamudra Mencoba Telpon Melalui WhatsApp ke PPK Ajung Bapak Priyono tapi tidak di angkat, Kemudian kami Telpon Juga ke Ketua PPS Pancakarya Bapak Roby tapi tidak ada Tanggapan.

Kemudian kami klarifikasi ke Andy Wasis Salah satu Anggota KPU Jember Melalui WhatsApp tentang Permasalahan ini , Menurutnya Kalau Satu KK/ Keluarga Gak masalah Mas yang Penting tidak ada IKATAN PERKAWINAN.( Team )

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 526 kali

Baca Lainnya

Muscam XI Golkar Kaliwates Digelar di Queen Resto Hari Purnomo Terpilih Aklamasi

4 Mei 2026 - 22:36 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Muscam XI Golkar Ajung Digelar di Warung Kembang Pancakarya : Tri Cahyono Terpilih Aklamasi

27 April 2026 - 19:14 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Satu Atap Belasan Nyawa: Nestapa Keluarga Yuliarti di Pringsewu Barat Terjepit Kemiskinan dan Birokrasi ‎

22 April 2026 - 17:35 WIB

Trending di Berita Indonesia