Menu

Mode Gelap

Berita Media Global · 21 Apr 2026 14:35 WIB ·

Truk Tambang Melintas, Jalan Amblas, Dugaan Keterlibatan Orang Nomor Satu di Pringsewu Mencuat


Truk Tambang Melintas, Jalan Amblas, Dugaan Keterlibatan Orang Nomor Satu di Pringsewu Mencuat Perbesar

Pringsewu – Kerusakan parah ruas jalan di Kecamatan Pagelaran menuju Pekon Padang Rejo bukan lagi sekadar keluhan warga. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital itu kini berubah bak kubangan panjang, dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa sentuhan perbaikan dari era kepemimpinan Bupati Sujadi hingga saat ini.

Fakta di lapangan menunjukkan kerusakan tak hanya disebabkan usia jalan, tetapi juga diduga kuat akibat aktivitas kendaraan berat pengangkut batu dari tambang di wilayah tersebut. Ironisnya, tambang itu kini dikaitkan dengan nama orang nomor satu di Pringsewu, Bupati Riyanto Pamungkas.

Baca Juga :   DKT Ajung Menang 4-2, Lolos ke Babak 8 Besar Kades Cup Cangkring 2026

Pantauan di lokasi, truk-truk bermuatan batu hilir mudik melintasi jalan sempit yang tak lagi layak. Aspal terkelupas, lubang menganga, dan genangan air menjadi pemandangan sehari-hari. Warga pun terpaksa berjibaku dengan risiko kecelakaan setiap melintas.

Klik Gambar

Seorang pekerja tambang, saat dikonfirmasi, secara spontan menyebut keterkaitan nama Bupati.

“Ini punya Pak Sarno dengan Riyanto, tapi kalau mau tanya izin silakan ke kantor di atas,” ujarnya singkat, Senin (20/4/2026).

Namun pernyataan itu berbanding terbalik dengan keterangan Sigit, yang mengaku dipercaya di lokasi tambang sebagai kasir. Ia menyebut kepemilikan tambang bukan milik Bupati, melainkan pihak lain dari luar daerah.

Baca Juga :   Haru, Pemkab Pringsewu Gelar Pelepasan Pj Bupati Marindo Kurniawan

“Memang dulu sempat mau dikelola oleh Riyanto sebelum jadi Bupati. Sekarang ini dikelola orang Tulang Bawang,” jelas Sigit.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan Bupati saat ini hanya sebatas penyewaan alat berat.

“Pak Riyanto hanya menyewakan excavator saja,” tambahnya.

Kontradiksi keterangan ini justru menimbulkan tanda tanya besar. Siapa sebenarnya pemilik tambang. Dan mengapa aktivitas tambang yang jelas berdampak pada infrastruktur publik seolah dibiarkan tanpa pengawasan.

Baca Juga :   Ketua DPRD Lampura Dukung Perayaan HPN

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Pringsewu terkait kondisi jalan rusak tersebut maupun dugaan keterkaitan tambang dengan Bupati.

Di tengah diamnya pemerintah, masyarakat terus menanggung dampaknya. Jalan rusak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan roda ekonomi warga yang terhambat.

Jika benar aktivitas tambang menjadi penyebab utama, maka publik layak menuntut transparansi: siapa yang bertanggung jawab, dan kapan jalan ini akan diperbaiki. (Tim Investigasi)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Nekat Layani Suntik dan Obat-obatan, Mahasiswa di Pringsewu Diduga Praktik Tanpa Izin

19 Mei 2026 - 18:58 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai Dan Adil

4 Mei 2026 - 23:35 WIB

Muscam XI Golkar Kaliwates Digelar di Queen Resto Hari Purnomo Terpilih Aklamasi

4 Mei 2026 - 22:36 WIB

Bupati Muhammad Fawaid Resmikan MPP Mini di Kecamatan Tanggul, Layanan Publik Kini Lebih Dekat

4 Mei 2026 - 16:40 WIB

Ribuan Warga Jember Meriahkan Jalan Sehat Hari Buruh Sedunia : Hadiah Utama Umroh.

3 Mei 2026 - 20:45 WIB

Anniversary ke-3Th CB TRANSIT Jember Provost Brigif 9 DY/2 Kostrad Turut Amankan dan Meriahkan.

3 Mei 2026 - 12:10 WIB

Trending di Berita Nasional