Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Mei 2018 05:22 WIB ·

Polisi Minta Jalan Masuk Stadion Dilebarkan,Cegah Ricuh Suporter


Polisi Minta Jalan Masuk Stadion Dilebarkan,Cegah Ricuh Suporter Perbesar

Kapolres Surabaya

Gemasamudra.com,Surabaya – Insiden suporter Persebaya tak bertiket yang merangsek masuk ke Stadion Gelora Bung Tomo disebabkan akses jalur masuk ke stadion. Polisi mendorong pengelola stadion untuk memperbaiki infrastruktur.

“Yang harus diperbaiki adalah infratruktur jalan masuk ke stadion harus segara diperlebar. Karena ini ibarat kantong dengan jalur yang sempit dan kecil dengan kapasitas stadion yang bisa menampung 55 ribu penonton. Hal ini juga menyulitkan pihak pengamanan. Karena suporter terus bergerak masuk,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan kepada wartawan, Minggu (6/5/2018).

Rudi juga mengatakan insiden kecil pada laga Persebaya Surabaya melawan Arema Malang merupakan situsional dan dilakukan bukan dari bonek dalam kota Surabaya.

Klik Gambar

“Saya rasa mereka bonek dari luar daerah. Tadi saya di dalam bersama bonek ya aman-aman saja. Saya bilang setop mereka pun berhenti,” kata Rudi.

Baca Juga :   Pelawak Legendaris Gogon Meninggal Dunia

Rudi juga mengatakan saat ini ada dua jenis suporter bonek. Jika bonek jaman now mereka pasti memiliki tiket untuk masuk.

“Bonek jaman now pasti punya tiket dan bisa diarahkan. Akan tetapi kalau bonek di luar daerah belum mengenal kami,” ujar Rudi.

Dengan insiden tersebut, Rudi juga akan menggunakan treatment khusus untuk pengamanan di laga-laga yang menarik animo suporter tinggi.

Baca Juga :   Polsek Ajung Melaksanakan Kegiatan Launching Program Pekarangan Pangan Lestari.

“Selamat untuk Persebaya yang telah memenangkan pertandingan. Ke depan akan ada treatment khusus yakni saya berada di dalam dan diluar stadion,” ucap Rudi.

Sementara itu, Media Officer Persebaya Sidik Alex Tualeka mengatakan, insiden yang terjadi di luar stadion Gelora Bung Tomo terjadi karena adanya animo suporter yang luar biasa besar.

“Animo besar. Keinginan besar. Tapi kapasitas sedikit. Kami bisa memahami, mereka yang di luar juga tidak mau ketinggalan momen ini,” kata Sidik.

Baca Juga :   IWO Lampung Tekankan Fungsi Pers : Kontrol Sosial, Bukan Ajang Menakut-nakuti Pekon

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasiyang sangat tinggi kepada pihak keamanan baik itu TNI dan Polri yang membantu mengawal dan mengamankan pertandingan Persebaya vs Arema Malang.

Yang saya dengar kemudian ada upaya untuk mengkanalkan mereka supaya tidak terjadi kerusuhan yang lebih besar,” ujarnya.

Terkait dengan beberapa anggota kepolisian yang terluka akibat insiden tersebut, Alex mengaku akan melakukan koordinasi dengan satuan kepolisian yang menjadi korban.

“Tapi menurut kami itu risiko tugas dengan melibatkan massa yang sangat besar,” ujarnya.  (DBS)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kepala Sekolah SMPN 1 Ajung Tegaskan Tak Jual LKS, Koperasi Hanya Fasilitasi Buku Ringkasan Materi Dan Soal Wali Murid Seharga Rp144 Ribu untuk 12 Buku

5 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Korwil MGG Jember Soroti Belum Adanya Permintaan Maaf dan Tanggung Jawab SPPG 1 Karangsono kepada Korban Terdampak MBG: “Empati Tidak Bisa Menunggu”

27 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ketua FKWKP Soroti Laporan Advokat terhadap Wartawan : Dahulukan Mekanisme UU Pers

22 Juli 2026 - 19:27 WIB

Ketua IWO Pringsewu Kecam Dugaan Intimidasi terhadap Jurnalis: Ancaman Tak Boleh Bungkam Pers

9 Juli 2026 - 21:39 WIB

Gepak Desak KPU Pringsewu Buka Rincian Dana Hibah

8 Juli 2026 - 16:51 WIB

Transparansi Dana Hibah Pilkada Dipertanyakan, LPJ KPU Pringsewu Minim Rincian

7 Juli 2026 - 09:08 WIB

Trending di Berita Terkini