Menu ✖

Mode Gelap

Berita Terkini · 3 Okt 2025 21:53 WIB ·

IWO Lampung Tekankan Fungsi Pers : Kontrol Sosial, Bukan Ajang Menakut-nakuti Pekon


IWO Lampung Tekankan Fungsi Pers : Kontrol Sosial, Bukan Ajang Menakut-nakuti Pekon Perbesar

Pringsewu (GS) – Pemerintahan Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu menggelar sosialisasi dan pembinaan masalah hukum bagi aparaturnya, Jumat (3/10) di aula balai Pekon setempat. Kegiatan tersebut juga melibatkan LBH Putera Bumi Lampung, PW IWO Provinsi Lampung dan PD IWO Pringsewu sebagai narasumber kegiatan.
‎
‎Direktur LBH Putera Bumi Lampung Ari Kurniawan dalam pemaparannya menyayangkan banyaknya pungli yang terjadi di pekon dari oknum-oknum yang mengaku LSM dan wartawan.
‎
‎”Semoga bincang-bincang ini dapat manfaat kedepannya. Agar perangkat desa punya ilmu atau pegangan apabila ada oknum yang memanfaatkan situasi.  Karena anggaran desa milik masyarakat desa. Bukan untuk memberikan keuntungan pribadi oknum yang tidak bertanggungjawab, ” kata Ari Kurniawan.
‎
‎Sementara, Ketua PW IWO Lampung Aprohan Saputra berharap, LBH Putera Bumi Lampung, serta IWO di tingkat PW dan PD bisa berkolaborasi dengan pemerintahan Pekon sebagai wujud kontrol sosial.
‎
‎”Memang kita akui banyak oknum yang mungkin belum bekerja sesuai dengan tupoksinya. Inilah fungsi dari keberadaan wartawan sebagai kontrol sosial.  Sejauh mana pembangunan yang kita lakukan, yang lagi-lagi banyak okum wartawan yang tidak berpedoman pada UU Pers  dan kode etik jurnalistik, ” beber Aprohan
‎
‎Ahmad Fijayyudin Ketua PD IWO Pringsewu dalam pemaparannya mengaminkan bahwa perilaku arogan dari oknum-oknum wartawan dan LSM sangat menjamur di Pringsewu. Hal ini tentunya menjadi keresahan aparatur pekon karena merasa terintimidasi.
‎
‎”Oknum-oknum tersebut biasanya memanfaatkan kemudahan membuat kartu anggota pers untuk menakut-nakuti kepala pekon dan aparaturnya. Padahal praktiknya belum tentu mereka menghasilkan produk karya jurnalistik, ” ucap Fijay.
‎
‎Kemudian, Kepala Pekon Sinar Baru Timur Totong Holidin dan aparaturnya berharap, dengan mendapatkan pembinaan masalah hukum ini bisa menjadi jalan terang bagi pemerintah pekon agar bisa bertindak sesuai koridor.
‎
‎”Jujur saja Pak, kami ini sangat buta masalah hukum, baik itu pidana dan perdata. Kami kadang kebingungan banyak sekali oknum yang arogan tiba-tiba datang minta uang publikasi dan menawarkan barang dengan harga fantastis. Ini kan kami bingung kalau ada pemeriksaan Inspektorat, ” keluh Totong.
‎
‎Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara aparatur Pekon. Tak hanya itu, LBH Putera Bumi Lampung beserta PW IWO Provinsi dan PD IWO Pringsewu siap melawan oknum LSM dan wartawan yang menyalahgunakan profesi. (Monica Monalisa)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Padamkan Api Karhutla, Polres Lamtim Dan Tim Gabungan Masuk Area Inti Perbatasan TNWK

7 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Buka MUSDA V MUI di Rumah Dinas, Bupati Ela Tekankan Peran Ulama Jaga Kerukunan

6 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Inspeksi Klinik MMC Menggala Usai Pasien Pingsan di Depan Klinik

5 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Disebut Layani 24 Jam, Pasien Darurat Tak Mendapat Respons di Klinik Rawat Inap Terminal Menggala

4 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Rotasi Jabatan di Pemkab Lamtim, Sekda Lantik Kabid Perpustakaan Dan Kabid Sarpras Disdikbud

2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Trending di Berita Terkini