Menu

Mode Gelap

Berita Indonesia · 5 Nov 2024 13:55 WIB ·

Pj Bupati Marindo dan Kapolres Pringsewu Tinjau Lokasi Bencana Alam di Kecamatan Sukoharjo


Pj Bupati Marindo dan Kapolres Pringsewu Tinjau Lokasi Bencana Alam di Kecamatan Sukoharjo Perbesar

Pringsewu — Lokasi terdampak bencana alam hujan deras disertai angin puting beliung yang berada di Kecamatan Sukoharjo ditinjau langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan bersama Kapolres AKBP M. Yunus Saputra, Selasa (5/11/2024).

Marindo Kurniawan mengatakan, kedatangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama jajaran guna melihat warga yang terkena musibah dan memberikan bantuan untuk pemulihan kembali rumah yang mengalami kerusakan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana alam tersebut merusak sekitar tujuh titik rumah warga dan masih akan terus di data jumlahnya.

Baca Juga :   SMA Negeri 1 Pulau panggung Melaksanakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka II, Ini Harapan Nya !!

“Saya imbau untuk warga tidak keluar rumah, karena prediksi dari BMKG jika tidak salah sampai tanggal 9 November cuaca masih sangat ekstrem di Pringsewu,” kata Marindo Kurniawan.

Klik Gambar

Pj Bupati Marindo tinjau rumah ambruk akibat puting beliung dan hujan lebat di Kecamatan Sukoharjo (Gemasamudra/ Monica Monalisa)

Kapolres AKBP M. Yunus Saputra mengatakan peninjauan ke lokasi tersebut ada beberapa rumah yang rusak, dua diantaranya tertimpa pohon tumbang.

Baca Juga :   Wujudkan Janji Program, Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto Dalam Sidang Tahunan MPR

“Dari laporan yang masuk ke kami, kerugian mencapai ratusan juta,” ujar Kapolres.

Diketahui , hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Sukoharjo pada Senin (4/11) sore, menyebabkan sejumlah bangunan tidak permanen ambruk.

Insiden yang terekam kamera warga ini terjadi di kawasan Kaligambang, tepatnya di area SPBU Sukoharjo, dan mengakibatkan kerusakan yang signifikan pada kanopi-kanopi sejumlah toko.

Baca Juga :   181 Warga Pancakarya Terima BLT DBHCHT 2025, Kades Fauzi: Manfaatkan untuk Kebutuhan Pokok

Kondisi bangunan kanopi yang sebelumnya menaungi area toko-toko kini rata dengan tanah. Terpaan hujan disertai angin kencang yang terjadi selama beberapa jam diduga menjadi penyebab ambruknya bangunan-bangunan tersebut.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

PSHT Ranting Ajung, Cabang Jember, Pusat Madiun Gelar Doa Bersama Jelang Parapatan Luhur di Madiun

3 Februari 2026 - 23:20 WIB

Polemik Dokumen APBDes Karangsono Diklarifikasi dan Dimediasi Camat Bangsalsari

3 Februari 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Selaraskan Arahan Presiden Gerakan Indonesia ASRI : Tertibkan Reklame Ilegal.

3 Februari 2026 - 13:54 WIB

PSHT Pusat Madiun Soroti Pernyataan yang Menyebar di Medsos : Proses Hukum Masih Berjalan.

3 Februari 2026 - 08:53 WIB

Sanimas di Lahan Kosong: Lurah ‘Buang Badan’, Kabid CK ‘Keterangan Ngawur’

3 Februari 2026 - 02:49 WIB

UNEJ Kembangkan Inovasi Pupuk Organik dari Limbah Batu Gamping untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan Jember

2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Trending di Berita Nasional