Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 14 Apr 2026 18:08 WIB ·

Gus Fawait Dorong Kolaborasi Strategis PTPN dan Perhutani Guna Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember


Gus Fawait Dorong Kolaborasi Strategis PTPN dan Perhutani Guna Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini disampaikan Bupati Jember, Gus Fawait, dalam kegiatan yang digelar di Gedung Soedjarwo, Universitas Jember, Senin (13/04/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Koordinator Manajer Kebun Wilayah Jember PTPN 1 Regional 5 Benny Hendricrianto, Kepala Perum Perhutani Jawa Timur Wawan Tri Wibowo, Kepala Kantor Pertanahan/BPN Jember Ghilman Afifuddin, Anggota DPRD Kabupaten Jember Ardi Pujo Prabowo, serta Guru Besar FEB Universitas Jember Ahmad Zainuri.

Klik Gambar

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, PTPN, dan Perhutani untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah pinggiran hutan dan perkebunan.

Baca Juga :   Tegaskan Kepastian Hukum bagi Warga Pinggir Hutan Bupati Gus Fawait Serahkan Sertipikat Redistribusi Tanah di Tempurejo.

“Sinergi ini penting agar pemanfaatan lahan bisa tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat miskin ekstrem,” ujarnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat potensi sekitar 36 hingga 38 ribu hektare lahan hutan sosial yang dapat dikelola oleh masyarakat, khususnya yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu, sekitar 90 ribu kepala keluarga (KK) di Kabupaten Jember masih berada pada kategori desil 1 atau kelompok kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :   Pemkab Jember Perkuat Transportasi Terintegrasi : Shuttle Bus Gratis Bandara Notohadinegoro Kembali Beroperasi.

Pemerintah Kabupaten Jember juga mendorong pemanfaatan lahan tidur milik PTPN agar dapat digunakan secara produktif, sehingga mampu menyerap tenaga kerja lokal serta menggerakkan sektor ekonomi informal di masyarakat.

Meski angka penurunan kemiskinan di Jember tercatat sebagai salah satu yang tercepat di Jawa Timur, Gus Fawait menegaskan bahwa persoalan kemiskinan ekstrem masih menjadi prioritas utama yang harus dituntaskan.

Baca Juga :   Bukan Sekadar Seremonial, Jembatan Emosional Bupati dan Rakyat : Bunga Desaku.

“Kita tidak boleh berpuas diri. Penurunan kemiskinan harus terus kita dorong dengan langkah konkret dan kolaboratif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Jember juga mendorong peningkatan koordinasi dengan Kementerian Kehutanan serta pihak Perhutani agar berbagai program intervensi yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dengan adanya kolaborasi strategis ini, diharapkan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Polsek Ajung Monitoring Lahan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

13 Juni 2026 - 11:40 WIB

Disertasi Doktoral Gus Fawait Sudah di Implementasikan Teorinya di Kabupaten Jember

13 Juni 2026 - 10:59 WIB

5.000 Perawat Jember Siap Sosialisasi Program Pemkab Jember

11 Juni 2026 - 09:29 WIB

Komisi A DPRD Jember Gelar Hearing Sengketa Lahan di Desa Petung, Sejumlah Kejanggalan Sertifikat Hak Pakai PTPN Terungkap

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Camat Ajung Sosialisasikan Program PETA CINTA, Pengurusan Adminduk Kini Bisa Tuntas di Kecamatan

10 Juni 2026 - 12:37 WIB

Panitia Pilkakon Lugusari Resmi Dilantik, Ketua BHP Tekankan Netralitas dalam Penyelenggaraan Pemilihan

10 Juni 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita Nasional