Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 4 Apr 2026 06:05 WIB ·

Angka Kemiskinan Terendah dalam Dekade Terakhir dan IPM Melonjak Tajam saat kepemimpinan Gus Fawaid.


Angka Kemiskinan Terendah dalam Dekade Terakhir dan IPM Melonjak Tajam saat kepemimpinan Gus Fawaid. Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Kabupaten Jember mencatatkan pencapaian di sektor kesejahteraan rakyat pada 2025. Di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait, angka kemiskinan di Jember berhasil ditekan hingga ke level terendah dalam sepuluh tahun terakhir, yakni di angka 8,67 persen atau menyisakan sekitar 216.760 jiwa.

Prestasi ini kian mentereng lantaran angka kemiskinan Jember berada jauh di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur yang menyentuh angka 9,50 persen. Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar statistik, melainkan buah dari strategi intervensi yang presisi.

Klik Gambar

“Alhamdulillah, ikhtiar kita bersama membuahkan hasil nyata. Fokus kami jelas, mengurangi beban pengeluaran warga sekaligus menggenjot pendapatan per kapita melalui 43 kegiatan lintas sektor yang menyasar hampir dua juta individu,” ujar Gus Fawait, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga :   Mempererat silaturahmi denga Masyarakat jember, Brigif 9/DY/2 Kostrad Berbagi berkah Ramadham dan gelar Buk Puasa bersama.

Tak hanya sektor ekonomi makro, kualitas hidup warga Jember juga mengalami lompatan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jember tahun 2025 melesat ke angka 71,57, naik tajam 3,42 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang berada di posisi 69,20.

Gus Fawait menjelaskan bahwa sektor standar hidup layak menjadi motor utama kenaikan ini, di mana daya beli masyarakat meningkat sebesar 4,18 persen. Hal ini didukung oleh penguatan sektor UMKM dan perluasan lapangan kerja.

Baca Juga :   Komisi IV DPRD Pringsewu Soroti Kafe Ummika, Soal Dugaan Eksploitasi Karyawan hingga Perizinan Ilegal

“Kita tidak hanya membangun fisik, tapi membangun manusianya. Dimensi pengetahuan juga kita genjot melalui Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang pertumbuhannya melompat dari 0,31 persen menjadi 1,53 persen tahun ini,” imbuhnya.

Di bidang kesehatan, Jember menunjukkan performa luar biasa dalam menekan angka stunting. Prevalensi stunting turun drastis dari 30,4 persen pada 2024 menjadi 20,1 persen di tahun 2025. Selain itu, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jember kini hampir menyentuh angka sempurna, yakni 99,46 persen.

Baca Juga :   Pemkab Jember Raih Peringkat 7 Nasional Pelayanan Publik Versi Ombudsman RI

“Kesehatan adalah fondasi. Dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) yang signifikan serta UHC yang hampir 100 persen, kami ingin memastikan tidak ada warga Jember yang takut berobat karena kendala biaya,” tegas Gus Fawait.

Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus memprioritaskan wilayah-wilayah dengan capaian IPM rendah melalui program rehabilitasi sarana pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran guna memastikan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Jember.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Letkol Juni Fitriyan sangat Bangga Prajurit Ksatria Condromowo Lolos Seleksi Diktuba

19 April 2026 - 11:13 WIB

Diktuba TNI AD Gel.II Tahun 2026 di Secaba Jember Resmi di Buka Danrindam V/Brw.

18 April 2026 - 20:31 WIB

Persatuan Insinyur Indonesia Cabang Jember Melaksanakan Halal Bihalal Di RM Lestari.

17 April 2026 - 19:15 WIB

Memperingati HUT ke 80 Kartika Chandra Kirana Lakukan Penanaman Pohon dan Senam Bersama di Yonarmed 8/UY Ambulu. 

16 April 2026 - 16:22 WIB

Desa Bagon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember Mengadakan Musdes tentang pembentukan panitia penjaringan BPD.

16 April 2026 - 12:17 WIB

Sinergi Polres dan PSHT Jember Perkuat Kamtibmas Lewat Silaturahmi Syawal

15 April 2026 - 20:37 WIB

Trending di Berita Nasional