Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 22 Nov 2025 07:12 WIB ·

Acara Bunga Desaku:Bupati Fawait Pastikan UHC Gratis Berjalan dan Pendataan Guru Ngaji Dibenahi


Acara Bunga Desaku:Bupati Fawait Pastikan UHC Gratis Berjalan dan Pendataan Guru Ngaji Dibenahi Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Kegiatan Bunga Desaku di Kecamatan Kencong pada Jumat (21/11/2025) menjadi ruang dialog penting antara Bupati Jember, Gus Fawait, dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan dua program prioritas yang terus diperkuat pemerintah daerah: layanan Universal Health Coverage (UHC) gratis dan penataan ulang pendataan insentif bagi guru ngaji.

Acara yang melibatkan para guru ngaji, ketua pengajian, tokoh masyarakat hingga warga setempat ini menjadi sarana bagi Bupati untuk memastikan kebijakan publik benar-benar berjalan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Klik Gambar

Gus Fawait kembali mengingatkan bahwa sejak 1 April 2025, seluruh warga Jember telah dijamin mendapatkan layanan kesehatan gratis di seluruh rumah sakit se-Indonesia. Kebijakan ini juga mencakup pelayanan untuk ibu hamil dan proses persalinan tanpa biaya.

Baca Juga :   Bupati Fawait Lantik Pj. Sekda Jember, Untuk Mendorong Kerja Cepat dan Sinergi Lintas OPD

“Mulai 1 April semua warga Jember bisa berobat gratis di seluruh rumah sakit Indonesia, termasuk untuk ibu hamil dan melahirkan,” jelas Bupati.

Ia mencontohkan temuan kasus seorang warga Jember yang menetap di Surabaya dan membutuhkan layanan medis. Setelah aktivasi UHC dilakukan melalui puskesmas di Jember, warga tersebut langsung dapat berobat gratis di Surabaya. “Aktivasinya di sini, tapi manfaatnya bisa dipakai di Surabaya. Alhamdulillah berjalan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :   Disdukcapil Kabupaten Jember Terima 256 Berkas Pengajuan saat Program Bunga Desaku di Kecamatan Ambulu

Gus Fawait meminta para tokoh masyarakat untuk membantu menyampaikan informasi ini secara luas bahwa seluruh warga telah memiliki hak yang sama atas layanan kesehatan, tanpa dibatasi administratif maupun domisili.

Pada kesempatan yang sama, muncul pula masukan mengenai masih adanya guru ngaji yang belum menerima insentif akibat hambatan pendataan di tingkat desa. Menanggapi hal itu, Bupati langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pengecekan detail agar tidak ada satu pun guru ngaji yang terlewat.

Ia menekankan bahwa proses pendataan harus dimulai dari pemerintah desa melalui musyawarah desa sebelum diajukan ke kabupaten.

Baca Juga :   22.000 Honorarium Guru Ngaji Disalurkan Lebih Mudah dan Terhomat Sesuai Janji Bupati 

“Semua data berawal dari kepala desa. Dibahas di musdes, lalu naik ke kabupaten. Tidak boleh ada yang terlewati,” tegasnya.

Gus Fawait juga meminta guru ngaji atau warga yang merasa belum terdata agar segera mengecek langsung ke desa masing-masing untuk dilakukan verifikasi cepat.

Dengan berjalannya UHC gratis dan pembenahan pendataan insentif guru ngaji, Bupati berharap seluruh masyarakat Jember dapat merasakan langsung manfaat kebijakan pemerintah tanpa terkecuali.

“Intinya, setiap kebijakan yang kita buat harus membawa manfaat nyata bagi warga. Itu tujuan utama pemerintah,” tutupnya.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, Bupati Jember Serahkan SK 50 Kepala Puskesmas

10 Januari 2026 - 21:23 WIB

Pangkostrad: Tekankan Amanah dan Pengabdian dalam Sertijab Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad 

10 Januari 2026 - 20:56 WIB

‘Bilik Asmara’ Menjadi Bahasan Penting PMI Jember,hingga Isu Lintas Sektoral dalam Manajemen Bencana

10 Januari 2026 - 20:48 WIB

SMAN 3 Jember Terima Program Makan Bergizi Gratis(MBG) yang Perdana 

9 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kepala BKN Apresiasi Pengangkatan P3K Paruh Waktu Jember Terbesar di Indonesia , Mengikuti olah raga Bersama 

9 Januari 2026 - 16:09 WIB

Cegah DBD, PJ Kades, Babinsa dan Nakes Gelar Fogging di Dusun Kresek Desa Pancakarya

8 Januari 2026 - 12:57 WIB

Trending di Berita Nasional