Gemasamudra.com, KAUR – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Shirah Nasional yang digelar di SMP Negeri 11 Kaur, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan ini diikuti berbagai unsur, mulai dari KUA Kecamatan Padang Guci Hilir, dewan guru dan siswa-siswi SMP Negeri 11 Kaur, hingga para pengurus masjid yang terdiri dari imam, khatib, bilal dan gharim masjid di wilayah Padang Guci Hilir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Padang Guci Hilir serta jajaran Polsek Kaur Utara. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan generasi muda membutuhkan dukungan dan sinergi bersama, baik dari lingkungan sekolah, pemerintah, tokoh agama maupun masyarakat.
Kepala SMP Negeri 11 Kaur, Boby, menyampaikan bahwa kegiatan Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Shirah Nasional memiliki tujuan penting dalam membangun karakter siswa. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembentukan moral, akhlak dan pemahaman keagamaan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendidik siswa-siswi agar gemar bershalawat, mempererat silaturahmi antara pihak KUA dengan pengurus masjid di wilayah Padang Guci Hilir, serta memupuk dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan di kalangan siswa,” kata Boby.
Menurutnya, kebiasaan bershalawat dan mempelajari sejarah kehidupan Rasulullah SAW dapat menjadi salah satu sarana untuk menanamkan keteladanan kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Boby menambahkan, kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah juga menjadi ruang positif bagi siswa untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang membangun. Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi, generasi muda dinilai perlu mendapatkan penguatan karakter agar memiliki pegangan moral dan mampu menyaring berbagai pengaruh dari lingkungan sekitarnya.
Selain memperkuat keagamaan siswa, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara sekolah dengan para tokoh agama dan pengurus masjid. Silaturahmi tersebut diharapkan dapat melahirkan kerja sama yang lebih baik dalam mendukung pembinaan generasi muda di wilayah Padang Guci Hilir.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial saja. Semoga dapat menjadi kebiasaan yang terus tumbuh di lingkungan sekolah, sehingga siswa semakin dekat dengan kegiatan keagamaan, memiliki akhlak yang baik, serta mampu menjadi generasi yang membanggakan orang tua, sekolah dan daerah,” harap Boby.
Ia juga berharap seluruh pihak dapat terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan keagamaan di sekolah. Sinergi antara sekolah, KUA, pengurus masjid, pemerintah kecamatan dan kepolisian dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, religius dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
Kegiatan Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Shirah Nasional akhirnya bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun generasi muda Kaur yang religius, berakhlak, berkarakter dan tetap memiliki semangat kebangsaan.
Elpitar






