Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Kemajuan sektor kesehatan di Kabupaten Jember semakin nyata. Bupati Jember, Gus Fawait, mengungkapkan kepuasannya terhadap kualitas pelayanan di RSD dr. Soebandi usai menjalani perawatan medis, Kamis (23/4/2026).
Pengalaman langsung tersebut menjadi tolok ukur bagi orang nomor satu di Jember itu dalam menilai peningkatan kualitas layanan kesehatan daerah. Ia menilai, baik dari sisi sumber daya manusia maupun fasilitas, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut telah mampu bersaing dengan rumah sakit besar di kota-kota utama.
Dalam keterangannya, Gus Fawait menyebut bahwa transformasi yang terjadi tidak hanya dirasakan di RSD dr. Soebandi, tetapi juga di RSD Balung dan RSD Kalisat. Ketiga rumah sakit tersebut kini berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang dinilai berhasil meningkatkan kinerja layanan sekaligus menjaga stabilitas keuangan.
Menurutnya, perubahan sistem ini turut berdampak pada kesejahteraan tenaga kesehatan. Kondisi tersebut mendorong peningkatan semangat kerja dan kualitas pelayanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan pasien.
Capaian strategis lainnya adalah ditetapkannya RSD dr. Soebandi sebagai rumah sakit penyelenggara utama pendidikan dokter spesialis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2026. Status ini menempatkan rumah sakit tersebut dalam jajaran elite nasional, setelah berhasil lolos dari seleksi ketat ratusan rumah sakit di Indonesia.
Secara nasional, RSD dr. Soebandi bahkan menempati posisi lima besar dalam aspek kesiapan fasilitas dan tenaga medis. Di tingkat Jawa Timur, hanya dua rumah sakit yang meraih status tersebut, yakni RSD dr. Soebandi dan RSUD dr. Soetomo.
Dengan dukungan puluhan dokter spesialis dan subspesialis, Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan peningkatan status rumah sakit ini menjadi tipe A pada tahun 2029. Harapannya, keberadaan fasilitas kesehatan unggulan ini tidak hanya melayani masyarakat Jember, tetapi juga menjadi pusat rujukan bagi wilayah Tapal Kuda.
Ke depan, Jember diharapkan mampu berdiri sebagai pusat pendidikan dan layanan kesehatan berkualitas tinggi, sekaligus mencetak tenaga medis spesialis secara mandiri di kawasan timur Jawa Timur.






