Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Pencairan honor guru ngaji di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, sebesar Rp1.500.000 per orang dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Pancakarya pada Rabu (11/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Bank Jatim Capem Rambipuji selaku pihak yang melakukan pencairan honor, Pendamping Guru Ngaji Desa Pancakarya Holiyadi, PJ Kepala Desa Pancakarya Murka’i, Kasi PMKS Kecamatan Ajung Moh. Hadi Susanto, serta sekitar 100 guru ngaji sebagai penerima manfaat.

PJ Kades Pancakarya Murka’i
Dalam sambutannya, PJ Kepala Desa Pancakarya Murka’i menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait atas perhatian dan dukungannya terhadap para guru ngaji di desa tersebut.
“Terima kasih kepada Gus Fawait yang telah memberikan atensi terhadap pencairan honor guru ngaji di Desa Pancakarya. Honor ini tentu sangat bermanfaat, apalagi di bulan Ramadan untuk membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kasi PMKS Hadi Susanto
Sementara itu, Kasi PMKS Kecamatan Ajung Moh. Hadi Susanto saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pada hari yang sama terdapat tiga desa di Kecamatan Ajung yang melaksanakan pencairan honor guru ngaji, yakni Desa Klompangan, Mangaran, dan Pancakarya.
“Untuk Desa Pancakarya, pengajuan guru ngaji sebanyak 128 orang dan 1 mudin. Hari ini yang sudah dicairkan sebanyak 100 guru ngaji. Dari jumlah tersebut, yang sudah diambil ada 98 orang, sedangkan dua orang tidak hadir karena sedang bepergian dan menunaikan ibadah umroh,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi guru ngaji yang belum terealisasi, sekitar 29 orang masih menunggu pencairan pada tahap berikutnya.

Ustad Roidi
Salah satu penerima honor, Ustad Roidi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Jember atas percepatan pencairan honor guru ngaji tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gus Fawait karena telah mempercepat pencairan honor guru ngaji. Semoga beliau diberikan kemudahan dalam memimpin Kabupaten Jember serta selalu diberikan kesehatan untuk mewujudkan Jember yang semakin maju,” ungkapnya.
Program pemberian honor guru ngaji ini diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pengajar agama di tingkat desa yang selama ini berperan penting dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat.






