Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 13 Feb 2026 06:42 WIB ·

Wamendagri Bima Arya Dorong Transparansi Pengelolaan Dana Desa dan Program Pusat


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiantoro melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, Kamis (12/2/2026), guna mendorong penguatan pengawasan pemerintahan desa serta transparansi pengelolaan Dana Desa.

Dalam agenda sosialisasi Pengawasan Pemerintah Desa dan Dana Desa tersebut, Bima Arya menegaskan bahwa pemerintah pusat saat ini memperkuat kebijakan yang langsung menyasar desa melalui berbagai program strategis. Program tersebut antara lain pengembangan kampung nelayan, koperasi desa, Koperasi Merah Putih, hingga skema dukungan KDMP yang pendanaannya langsung dialokasikan dari pusat ke desa.

Klik Gambar

Menurut Bima Arya, optimalisasi Dana Desa tidak hanya bergantung pada besaran anggaran, tetapi juga pada tata kelola yang akuntabel dan profesional. Oleh karena itu, Kementerian Dalam Negeri terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa agar mampu mengelola seluruh sumber pendanaan, mulai dari Dana Desa, pajak daerah, hingga bantuan keuangan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga :   Bupati Fawait Lantik Pj. Sekda Jember, Untuk Mendorong Kerja Cepat dan Sinergi Lintas OPD

Terkait Dana Desa tahun anggaran 2025 yang belum dicairkan, Wamendagri menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan sinkronisasi pengalokasian anggaran, termasuk dukungan terhadap program Koperasi Merah Putih di desa-desa.

Ia menegaskan bahwa keberpihakan pemerintah pusat saat ini semakin kuat terhadap pembangunan desa, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta penciptaan lapangan kerja. Sinergi lintas kementerian, kata dia, kini difokuskan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa.

Baca Juga :   SMANDA Menerima Audiensi Dari AJOI Metro

“Anggaran negara harus kembali ke rakyat. Dana Desa dan program pusat harus dikelola secara transparan, efisien, dan tidak boleh disalahgunakan,” tegas Bima Arya.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa berbagai aspirasi kepala desa, termasuk terkait Koperasi Merah Putih dan komunikasi dengan lembaga vertikal, telah disampaikan dan mulai menemukan solusi dengan dukungan sejumlah pihak, termasuk DPR RI.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun terdapat penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD), Kabupaten Jember memiliki potensi tambahan perputaran ekonomi dari program nasional, salah satunya melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :   Gus Fawait Memberikan Apresiasi Kesiapan Pos Pengamanan Mudik Jember

“Jika ratusan SPPG berjalan di Jember, diperkirakan triliunan rupiah akan berputar di daerah. Tantangannya adalah memastikan belanja program tersebut menggunakan produk lokal agar manfaat ekonomi dirasakan masyarakat Jember,” ujarnya.

Pemkab Jember, lanjut Fawait, berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dalam penentuan arah kebijakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) ke depan, sekaligus mendorong sinergi antara Koperasi Merah Putih dan program SPPG untuk memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan. (**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai Dan Adil

4 Mei 2026 - 23:35 WIB

Bupati Muhammad Fawaid Resmikan MPP Mini di Kecamatan Tanggul, Layanan Publik Kini Lebih Dekat

4 Mei 2026 - 16:40 WIB

Ribuan Warga Jember Meriahkan Jalan Sehat Hari Buruh Sedunia : Hadiah Utama Umroh.

3 Mei 2026 - 20:45 WIB

Anniversary ke-3Th CB TRANSIT Jember Provost Brigif 9 DY/2 Kostrad Turut Amankan dan Meriahkan.

3 Mei 2026 - 12:10 WIB

Peringatan Hardiknas 2026 Pemkab Jember : dikemas dalam bentuk sarasehan

2 Mei 2026 - 18:46 WIB

PTPN I Regional 5 Kebun Kalisanen Kotta Blater Pringati May Day dengan memberikan Bansos Anak Yatim

2 Mei 2026 - 15:53 WIB

Trending di Berita Nasional