Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Apr 2025 01:48 WIB ·

Miliki Gedung Kokoh SMP Islam Bangsalsari Kosong Melompong Saat Jam Pelajaran! Diduga Tidak Ada KBM!


Miliki Gedung Kokoh SMP Islam Bangsalsari Kosong Melompong Saat Jam Pelajaran! Diduga Tidak Ada KBM! Perbesar

Korwil Jatim: Holiyadi

Jember, gemasamudra.com – Miliki Gedung Bagus, namun ada dugaan tidak ada kegiatan belajar mengajar, ditambah penampakan Isi gedung yang kosong melompong saat jam pelajaran, Lembaga SMP Islam Bangsalsari, serta sempat menjadi perbincangan di warung kopi, sehingga awak media coba datangi dan lakukan konfirmasi pada kepala sekolah Kamis, (16/4/2025) pukul 08.30 WIB.

Saat datang, awak media tidak menemukan Kegiatan belajar mengajar, sedangkan kelas nampak kosong dengan pintu tertutup, dan hanya pintu kantor yang terbuka.

Klik Gambar

Namun meski pintu kantor terbuka tidak ada dewan guru yang tampak, sehingga awak media tidak berhasil mengkonfirmasi kepala sekolah yang diketahui dijabat oleh Edi Suwasis.

Baca Juga :   Gelar Deklarasi dan Pencanangan Zona Integritas, Kapolres Tuba : Berikut Program Unggulan

Akhirnya awak media disambut oleh Kepala sekolah SMKS Ahmad Yani Basuki Rahmad yang kebetulan bersebelahan dan dalam lingkup sehalaman dengan SMP Islam.

Menurut keterangan Kepala sekolah SMKS Ahmad Yani yang menjadi tetangga SMP Islam yakni Basuki Rahmad mengungkapkan bahwa KBM SMP Islam dilaksanakan di beberapa ponpes yang menjadi filial sekolah tersebut.

” Kegiatan belajar mengajar di SMP Islam Bangsalsari dilaksanakan di AR Rosyid, dan Baitul Makmur mas, karena kedua ponpes tersebut merupakan filial dari SMP Islam Bangsalsari ini,” Ungkapnya.

Baca Juga :   Kasi Kurikulum Dan Penilaian Dinas Kabupaten Jember Berikan Motivasi Terhadap Lembaga SDN Di Bangsalsari Lewat Pantun Uniknya

Beliau juga tidak menyangkal bahwa di gedung SMP Islam sendiri tidak ada kegiatan belajar mengajar dan hanya digunakan saat ujian.

“Memang mas Disini akhir akhir ini agak kesulitan murid, sebab tidak ada pondok pesantrennya, sehingga kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di pondok pesantren filial lembaga ini, dan baru disatukan di induk SMP Islam ini saat ujian saja atau waktu waktu tertentu,” Tambahnya.

Beliau juga menjelaskan jumlah murid SMP Islam sesuai data yang tertera dalam kemendikbud.go.id, serta menjelaskan bahwa tidak adanya Ponpes yang menaungi SMP Islam menjadikanya kendala yang ada.

Baca Juga :   Alot Sidang Mediasi, Kuasa Hukum Ike-Zam Yakin Masih Bisa Lolos

” Untuk murid kurang lebihnya 50 siswa mas, dan rata rata memang mereka sekolah sambil mondok, sehingga pembelajaran difokuskan di kedua filial tersebut, sehingga murid bisa fokus, sebab siswa siswi SMP Islam hampir semuanya anak pondok,” Jelasnya.

“Apalagi induk SMP Islam ini tidak ada pondoknya, sehingga menjadi penghambat bagi SMPI, sebab hanya SMP Islam ini yang tidak memiliki pondok. Dulu kami pernah mau mendirikan pondok, bahkan rencana mau mendatangkan guru tugas dari Gontor, namun tidak terealisasi,” Pungkasnya. (Tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 122 kali

Baca Lainnya

Nekat Layani Suntik dan Obat-obatan, Mahasiswa di Pringsewu Diduga Praktik Tanpa Izin

19 Mei 2026 - 18:58 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Satu Atap Belasan Nyawa: Nestapa Keluarga Yuliarti di Pringsewu Barat Terjepit Kemiskinan dan Birokrasi ‎

22 April 2026 - 17:35 WIB

Truk Tambang Melintas, Jalan Amblas, Dugaan Keterlibatan Orang Nomor Satu di Pringsewu Mencuat

21 April 2026 - 14:35 WIB

Trending di Berita Media Global