Korwil Jatim: Holiyadi
Jember, Gemasamudra .com – Sebanyak 66 mahasiswa Universitas Ibrahimy Sukorejo, Situbondo, resmi diterima oleh Pemerintah Kecamatan Bangsalsari untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di enam desa wilayah Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Bangsalsari tersebut diawali dengan prosesi serah terima mahasiswa KKN dari pihak Universitas Ibrahimy kepada Pemerintah Kecamatan Bangsalsari sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Prosesi serah terima dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Junaidi, M.Pd. kepada Sekretaris Kecamatan Bangsalsari, Turwantoko, S.Kep., Ners., yang hadir mewakili Camat Bangsalsari Deni Hadiatullah, S.IP., M.M. Penyerahan tersebut menjadi simbol sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Junaidi, M.Pd. menjelaskan bahwa para peserta KKN merupakan santri Universitas Ibrahimy yang selama ini lebih banyak berinteraksi di lingkungan pondok pesantren. Melalui program KKN, mereka diharapkan mampu belajar beradaptasi sekaligus mengabdikan ilmu yang dimiliki di tengah masyarakat.
“Kami secara resmi menyerahkan 66 mahasiswa peserta KKN Universitas Ibrahimy kepada Pemerintah Kecamatan Bangsalsari untuk melaksanakan pengabdian di enam desa. Kami berharap para mahasiswa mendapat bimbingan dan arahan selama berada di tengah masyarakat sehingga mampu menjalankan program kerja dengan baik,” ujar Junaidi.
Ia juga menambahkan, “Mahasiswa KKN kami merupakan santri yang selama ini lebih banyak berinteraksi di lingkungan pondok pesantren. Melalui KKN ini mereka belajar hidup bermasyarakat secara langsung. Karena itu kami menitipkan kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat agar berkenan membimbing serta memberikan arahan kepada mahasiswa selama berada di lokasi KKN.”
Suasana semakin hangat ketika Junaidi menutup sambutannya dengan sebuah guyonan yang disambut tawa para hadirin.
“Kalau nanti ada mahasiswa yang merasa cocok dengan wilayah KKN, bahkan sampai menemukan jodoh, silakan koordinasi dulu dengan panitia setelah tanggal 17 Agustus,” candanya yang mengundang gelak tawa seluruh peserta.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bangsalsari, Turwantoko, S.Kep., Ners., yang mewakili Camat Bangsalsari, menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan menerima dengan baik kehadiran mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy dan siap mendampingi selama pelaksanaan kegiatan.
“Atas nama Bapak Camat Bangsalsari, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy. Pemerintah Kecamatan Bangsalsari menerima secara resmi penyerahan 66 mahasiswa KKN dan siap memberikan arahan serta pendampingan selama melaksanakan pengabdian di enam desa. Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah desa, serta menghadirkan program yang memberikan dampak positif, khususnya dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting, dan pencegahan putus sekolah di Kecamatan Bangsalsari,” ungkap Turwantoko.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Sub Rayon Bangsalsari IKSAS Jember, Syafii Zen, turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan KKN Universitas Ibrahimy.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy benar-benar membawa dampak positif bagi masyarakat. Semoga program-program yang dijalankan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, menurunkan angka stunting, serta mencegah anak putus sekolah sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Bangsalsari,” tutur Syafii Zen.
Sebanyak 66 mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian di enam desa di Kecamatan Bangsalsari dengan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, lingkungan, dan pengembangan potensi desa. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, pelaksanaan KKN Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan desa sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.






