Menu

Mode Gelap

Advertorial · 18 Mar 2025 13:46 WIB ·

Walikota Metro Datang Tanpa Diduga, Alia yang Setia Menunggu Orang Tua Kini Bisa Kuliah


Walikota Metro Datang Tanpa Diduga, Alia yang Setia Menunggu Orang Tua Kini Bisa Kuliah Perbesar

 

METRO – Suasana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbersari Bantul pagi itu terasa lebih hening dari biasanya. Di sudut ruang bangsal pasien, seorang gadis berseragam sekolah duduk dengan tatapan kosong, menggenggam tangan ayahnya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Dia adalah Alia Enjelita (17), seorang siswi Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Negeri 4 Metro yang tengah menghadapi cobaan berat dalam hidupnya.

Klik Gambar

Alia, anak dari pasangan Katino dan Tumini, harus membagi waktunya antara sekolah dan menjaga kedua orang tuanya yang sedang sakit.

Dengan segala keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha menjalani kehidupan sekolahnya dengan penuh semangat, meski harapan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terasa semakin jauh dari genggamannya.

Namun, takdir berkata lain. Pagi itu, Selasa (18/3/2025) Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, sedang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit. Saat berjalan melewati ruang pasien, pandangannya tertuju pada Alia yang masih mengenakan seragam sekolah, duduk di samping ranjang ayahnya. Dengan penuh kepedulian, ia mendekati dan bertanya tentang kondisi keluarga Alia.

Baca Juga :   Membangun Bersama: Forum Pelajar Kabupaten Tulang Bawang Galang Semangat Gotong Royong dan Peduli Lingkungan

Dalam perbincangan singkat, Alia dengan suara lirih menjawab pertanyaan sang walikota. Ia bercerita bahwa orang tuanya sedang sakit, dan keluarganya mengalami kesulitan ekonomi. Ia pun menyampaikan impiannya untuk melanjutkan kuliah, namun sadar bahwa hal itu hanya sekadar angan.

Mendengar kisah Alia, Walikota Bambang Iman Santoso terdiam sejenak. Lalu, dengan penuh keyakinan, ia berkata, “Alia, kamu mau kuliah, kan? Biar saya yang tanggung semuanya. Kamu kuliah gratis, sampai lulus di Unisla,” ungkap Walikota spontan.

Seketika, air mata Alia tak terbendung. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan, terisak haru mendengar ucapan itu. Orang tuanya yang sedang sakit pun ikut terharu. Suasana ruangan mendadak dipenuhi kehangatan dan kebahagiaan yang tak terduga.

Baca Juga :   Polisi Amankan Tiga Pelaku Curat Di Waykanan dan Satu Penadah Besi Rel Kereta Api

Saat diwawancarai awak media setelah kejadian tersebut, Alia masih terlihat tak percaya. Dengan mata yang masih berkaca-kaca, ia mengungkapkan perasaannya.

“Terima kasih banyak, Pak Walikota. Saya benar-benar kaget. Tiba-tiba Pak Walikota datang, melihat kondisi orang tua saya, lalu menawarkan saya kuliah. Saya nggak pernah menyangka bisa mendapatkan kesempatan ini. Rasanya seperti mimpi,” kata Alia sambil menahan harunya.

Alia mengungkapkan bahwa sejak lama ia ingin melanjutkan pendidikan agar bisa mengangkat derajat orang tuanya. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuatnya hampir menyerah. Kini, kesempatan itu terbuka lebar, dan ia berjanji untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

“Saya akan kuliah dengan sungguh-sungguh. Saya nggak akan mengecewakan Bapak Walikota dan kedua orang tua saya. Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup,” ungkapnya.

Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa pendidikan adalah hak bagi setiap anak, terlepas dari kondisi ekonomi mereka. Ia berharap Alia bisa belajar dengan giat dan suatu hari nanti bisa membantu keluarganya.

Baca Juga :   PSHT Cabang Jember Mengadakan Rakercab di Prime Biz Hotel Bali.

“Yang penting rajin belajar ya, Alia. Kuliahmu nanti di Unisla (Universitas Islam Lampung, Red) semua biaya saya tanggung sampai lulus. Tidak perlu pikirkan uang, yang penting kamu fokus belajar dan raih masa depan yang lebih baik,” cetus Bambang kepada Alia.

Kisah Alia adalah bukti bahwa keajaiban bisa datang kapan saja, bahkan di saat paling sulit dalam hidup. Dengan tekad dan kebaikan hati orang-orang di sekitarnya, ia kini memiliki harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah.

Semoga langkah Alia menjadi inspirasi bagi banyak anak muda lainnya, bahwa mimpi tidak boleh padam hanya karena keterbatasan. Sebab, selalu ada jalan bagi mereka yang tidak pernah menyerah. (Adv)

 

 

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Polres Jember Tegaskan Komitmen Integritas dan Transparansi Pelayanan di awal 2026

7 Januari 2026 - 15:24 WIB

Tata Tertib Jadi Pegangan Bersama, SDN Suci 02 Tegaskan Disiplin Sejak Dini

7 Januari 2026 - 08:31 WIB

Fatayat NU Pringsewu Audiensi ke Kejari, Perkuat Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

6 Januari 2026 - 12:53 WIB

Peluncuran Peta Cinta, Gus Fawaid: Masyarakat Bisa cetak KTP di Kecamatan 

6 Januari 2026 - 07:26 WIB

Gus Fawaid: Jember Jadi Barometer Kebangkitan Ekonomi se-Tapal Kuda.

6 Januari 2026 - 07:11 WIB

Menjaga Keamanan Terbaik , Banyak Anggota Menerima kenaikan pangkat di halaman Mapolres Jember.

5 Januari 2026 - 16:19 WIB

Trending di Berita Nasional