Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 31 Jan 2026 15:06 WIB ·

Pemkab Jember Perketat Pengawasan MBG, Satgas Turun Langsung ke SPPG Umbulsari


Pemkab Jember Perketat Pengawasan MBG, Satgas Turun Langsung ke SPPG Umbulsari Perbesar

Korwil Jatim

Jember, Gemasamudra.com Pemerintah Kabupaten Jember melalui Satgas MBG melakukan peninjauan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Umbulsari, menyusul kritik dan sorotan publik terhadap salah satu menu makanan yang dinilai tidak layak konsumsi bagi anak-anak dan sempat viral di media sosial.

Peninjauan lapangan tersebut dipimpin oleh Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ratno C. Sembodo, bersama tim Satgas MBG Kabupaten dan Satgas MBG Kecamatan Umbulsari.

Klik Gambar

Dalam peninjauan tersebut, PJ Sekda Akhmad Helmi Luqman menjelaskan bahwa tim menemukan adanya ketidaksempurnaan dalam proses pengendalian mutu bahan pangan, khususnya pada menu tempe yang menjadi sorotan masyarakat.

Baca Juga :   Launching Cinta Bergema, Pemkab Jember Salurkan 20 Ribu Beasiswa untuk Anak-anak Jember

“Memang diakui oleh pihak SPPG bahwa terdapat sebagian tempe yang kualitasnya kurang layak dan sudah disisihkan. Namun faktanya, masih ada yang terdistribusikan ke sekolah. Hal inilah yang kemudian menimbulkan keluhan dari salah satu sekolah karena tempe tersebut diduga beraroma asam,” jelas Helmi.

Sebagai langkah korektif, Pemkab Jember melalui Satgas MBG Kabupaten bersama Satgas Kecamatan akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala terhadap seluruh SPPG.

“Ini bukan semata-mata inspeksi, tapi pembinaan. Kami ingin memastikan quality control bahan dan produk dilakukan secara ketat, termasuk saat penyajian, agar makanan yang diterima anak-anak benar-benar dalam kondisi segar, aman, dan bergizi,” tegasnya.

Baca Juga :   50 Pejabat Dilantik, Gus Fawait Tegaskan Kinerja Akan Dievaluasi Berkala

Pembinaan tersebut akan melibatkan lintas sektor, mulai dari pihak kecamatan, puskesmas, tenaga ahli gizi, tenaga kesehatan lingkungan, hingga unsur TNI dan Polri di tingkat wilayah. Dalam pengawasan ke depan, puskesmas memiliki peran strategis. Tenaga ahli gizi, ahli kesehatan, dan ahli sanitasi akan dilibatkan secara aktif untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan terpenuhi.

Helmi menegaskan bahwa Pemkab Jember kini terlibat penuh dalam pengawasan SPPG, seiring dengan terbukanya akses pengawasan berdasarkan regulasi dan arahan dari pemerintah pusat, termasuk Permendagri dan perintah langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga :   Pemerintah Kecamatan Ajung ikut Memeriahkan kegiatan Olahraga Sore Bersama (OSMA) di Jember Sport Garden (JSG)

“Pengawasan ini wajib dan harus dilakukan. Ini bukan sekadar program administratif, melainkan menyangkut masa depan anak-anak bangsa. Mereka adalah generasi yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih maju,” tegasnya.

Ke depan, koordinasi antara Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan akan diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang. Pemkab Jember berharap seluruh SPPG semakin terbuka terhadap masukan dan pembinaan demi peningkatan kualitas layanan Makan Bergizi Gratis.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Gus Fawait Bakal Beri Dukungan dengan Adakan Nobar Lebih Meriah : Vizza Menuju Panggung KDI 2026,

31 Januari 2026 - 15:43 WIB

Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri Satgas Pangan Polres Jember Perketat Pengawasan Bahan Pokok dan LPG 3 Kg

30 Januari 2026 - 17:32 WIB

Perkuat Sinergi Jaga Harkamtibmas dan Harmoni dengan Masyarakat Sekitar, Kapolres Jember Kunjungi PT Semen Imasco Asiatic Puger.

29 Januari 2026 - 12:04 WIB

Ketua PMI Lampung Timur Ikuti Sosialisasi Peraturan Organisasi UDD di Bogor

28 Januari 2026 - 18:20 WIB

Kak Muhammad Fawaid, S.Pd., M.Pd. terpilih sebagai Ketua Kwarran Kaliwates

28 Januari 2026 - 15:25 WIB

Dalam rangka peningkatan kapasitas administrasi dan pelayanan terhadap masyarakat di Pemdes Muspika Rambipuji mengadakan Rakor lintas sektoral

28 Januari 2026 - 14:13 WIB

Trending di Berita Nasional