Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 5 Apr 2020 22:24 WIB ·

Pandemi Covid-19 dan Ajang Pansos Politik


Ketua Bara JP Kota Metro Perbesar

Ketua Bara JP Kota Metro

Gemasamudra.com

Metro(GS) – Pandemi Covid-19 yang sedang menjadi kecemasan masyarakat dunia, terlebih di Indonesia, khususnya masyarakat Kota Metro, Provinsi Lampung, banyak di jadikan momentum untuk meraih simpati masyarakat oleh kader politik.

Demikian dikatakan oleh MK Hanafi Selaku ketua umum Barisan Relawan Jalan Perubahan(BARA JP). Hanafi menilai kejadian luar biasa pandemi Covid-19 dijadikan ajang kontestasi politik untuk para calon-calon kepala daerah yang harusnya melaksanakan Pilkada serentak di beberapa kabupaten/kota pada 2020 ini.

“Saya berharap bahwa Pademi Covid-19 ini janganlah di jadikan ajang politik. Kalau memang kita ingin turut serta membantu meringankan beban masyarakat ya harus ikhlas bukan untuk di jadikan ajang meraih simpati masyarakat saja. Karena saya perhatikan banyak bantuan – bantuan untuk masyarakat tetapi tidak merata”, terangnya, Minggu (5/4/2020).

Klik Gambar

Hanafipun juga mengungkapkan, tidak sedikit pula yang memanfaatkan jabatan untuk meraih simpati masyarakat dengan memberi bantuan kepada masyarakat lalu di gembor-gemborkan di media sosial, sedangkan bantuan tersebut tidak merata dan terkesan hanya pencitraan saja

Baca Juga :   Pemkot Metro Di Minta DPRD Untuk Gerak Cepat Antisipasi Pohon Tumbang

“Saya juga menghimbau bahwa janganlah menggunakan jabatan untuk di jadikan alat pansos,”tegasnya.

Hanafi juga menghimbau untuk masyarakat Kota Metro agar tidak mudah terenyuh dan tergiur janji manis saja jelang pilkot.

“Dan saya hanya berpesan untuk warga Metro, janganlah mudah terbujuk dan tergiur,ya karna saya yakin masyakarat bukan butuh janji melainkan bukti nyata,”pungkasnya.

Baca Juga :   Ketua KWRI Metro, Minta Pemkot Segera Realisasikan Anggaran Penanganan Covid-19

Terpisah, salah satu warga 28 Purwosari Metro Utara, Kota Metro, Eko menuturkan mendengar banyaknya bantuan berupa sembako dan penyemprotan disinfektan yang di berikan oleh beberapa tokoh politik akan tetapi hanya di titik tertentu saja.

“Kalau saya lihat di media online dan media sosial sih banyak kader politik yang bagi-bagi sembako dan semprot disinfektan, tapi kalau daerah saya sih kayaknya tidak kebagian pak,” keluhnya pada awak media.

Baca Juga :   DPW PEKAT IB Lampung Gelar Rakor Dan Konsolidasi, Tegaskan Legalitas Kepengurusan, Menolak Rapat Ilegal 30 November, Serta Memperkuat Persiapan Musda

Eko berharap kalaupun ingin memberi bantuan, janganlah tebang pilih tetapi benar-benar rata, tepat sasaran dan tanpa berbau politik.

“Ya kalau saya sih namanya warga biasa pak, pengennya kalau memberi bantuan ya yang adil gitu, jangan hanya tempat-tempat tertentu saja, juga jangan pake embel-embel,” pungkasnya.( TIM MGG)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

ORADO Tulang Bawang Gelar Rekrutmen Menuju Kejuaraan Nasional

2 Maret 2026 - 23:04 WIB

IWO Bentuk Tim Sosial Kontrol Soal Menu MBG di Keluhkan Warga Tubaba

28 Februari 2026 - 13:58 WIB

Bungkamnya Sang Bupati: Teka-teki “Klangenan Art Studio” dan Nasib Fotografer Lokal Pringsewu

28 Februari 2026 - 09:49 WIB

Ratusan Juta untuk Media, Tapi Siapa yang Nikmati? Diskominfo Pringsewu Bungkam

27 Februari 2026 - 21:57 WIB

Bukan ‘Studi Tiru’ Tapi ‘Studi Tipu’: Sekretaris DPMP Pringsewu Dituntut 3 Tahun Penjara Atas Korupsi Bimtek

27 Februari 2026 - 08:46 WIB

Dugaan Benturan Kepentingan: Studio Foto Milik Bupati Pringsewu Garap Proyek Ijazah, Fotografer Lokal Terpinggirkan

26 Februari 2026 - 20:37 WIB

Trending di Berita Media Global