Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 28 Feb 2026 13:58 WIB ·

IWO Bentuk Tim Sosial Kontrol Soal Menu MBG di Keluhkan Warga Tubaba


IWO Bentuk Tim Sosial Kontrol Soal Menu MBG di Keluhkan Warga Tubaba Perbesar

Tulang Bawang Barat, gemasamudra.com

Sejumlah Wali murid protes soal porsi menu kering MBG diduga porsinya tidak sesuai hingga menu basi tak layak di komsusi dikeluhkan ibu hamil dan menyusui menjadi perhatian serius Arpani ketua Pengurus Daerah ikatan wartawan online (PD-IWO) kabupaten tulang bawang barat provinsi lampung

Ketua PD IWO kabupaten Tubaba Arpani mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan keluhan dari sejumlah wali murid dan warga ibu hamil menyusui bahwa ada dugaan kecurangan pengurangan porsi menu MBG hingga makanan basi tak layak di komsumsi di keluhkan warga penerima program tersebut pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026.

Klik Gambar

“Bantuk kekecewan sejumlah wali murid Banyak sekali mereka yang memposting di sejumlah akun media sosial fecebook dan tik-tok hingga disebuah group whatsapp menu MBG yang telah di Ristribusiakan oleh pihak Dapur SPPG jatah selama tiga hari di nilai wali murid tidak sesuai ,”ungkapnya kepada awak media pada sabtu (29/2/2026).

Baca Juga :   SATPOL - PP Tindak lanjuti pemberitaan awak media terkait warung remang-remang yang berada di desa sinarlaga

ketua Pengurus ikatan wartawan online kabupaten tulang bawang barat itu juga mengajak sebanyak 42 pengurus dan anggotanya untuk dapat terlibat dalam menjalankan tugas sosial kontrol secara prafisional mengawasi saat pendistribuan Menu MBG tersebut di setiap sekolah

“kita akan membantuk Tim dari jumlah anggota dan pengurus IWO Tubaba akan di tugaskan masing-masing nantinya di setiap kecamatan sebanyak 4 sampai 5 orang untuk mengawasi apakah porsi menu MBG yang di Ristribusikan sudah aman sesuai standar anggaran yang sudah di ketentuan oleh pemerintah untuk memastikan kenyamanan ataupun kelayakan apakah pihak Dapur SPPG sudah ber sertifikasi laik Higiene sanitasi (SLHS) sertifikasi Hazard Analysis and critical control points (HACCP) untuk menjamin manajemen rosiko pangan Serta sertifikasi Halal termasuk izin dari masyarakat lingkungan yang bakal terdampak hal ini yang perlu kita lakukan pengawasanya di lapangan,”tuturnya.

Baca Juga :   Polisi Ringkus Bandar Narkoba di Kampung Bugis

Dia juga menyatakan jika memang benar  informasi dari warga ada pengurangan porsi menu MBG yang menurut wali murid tidak sesuai ada unsur kesengajaan yang dilakukan pihak Dapur SPPG merupakan berbuatan tindak pidana korupsi perbuatan melawan Hukum mengingat setiap siswa -siswi penerima program tersebut sumber Dana nya dari ABPN.

“Banyak pihak punya tugas di bidang pengawasan seperti Pemerintah daerah hingga DPRD. LSM,jurnalis,BGN dan lembaga lainya Saya mengajak masyarakat mari kita sama -sama mengawasi program unggulan presiden republik indonesia Prabowo subianto di kabupaten tubaba agar tidak di salah gunakan oleh oknum Dapur SPPG,” pungkasnya. (HD)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Dakwaan Jaksa Dipersoalkan, Kuasa Hukum Dedy Dwi Setiawan Ajukan Eksepsi di Sidang Tipikor

11 Maret 2026 - 13:48 WIB

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Inilah sosok Erna Jurnalis Bagikan Sembako Pada Insan Pers dan Kaum Dhuafa.

8 Maret 2026 - 18:12 WIB

Segitukah Perduli Wali Kota Bandar Lampung Terhadap Warga Yang Terdampak Bencana Banjir Saat Ini

7 Maret 2026 - 01:48 WIB

Wah Gubernur Lampung Perbaiki Dunia Pendidikan Kepsek SMA Negeri 1 Tumijajar Disinyalir Mark-up Dana Boos

2 Maret 2026 - 23:49 WIB

ORADO Tulang Bawang Gelar Rekrutmen Menuju Kejuaraan Nasional

2 Maret 2026 - 23:04 WIB

Trending di Lampung