Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 7 Mar 2024 09:39 WIB ·

Musrenbang Kabupaten, M. Firsada Sampaikan 7 Fokus Pembangunan Tubaba 2025


Musrenbang Kabupaten, M. Firsada Sampaikan 7 Fokus Pembangunan Tubaba 2025 Perbesar

Tulang Bawang Barat – gemasamudra.com

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, menyampaikan tujuh fokus pembangunan Kabupaten Tubaba pada tahun 2025 saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tubaba tahun 2024 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025, yang berlangaung di Aula Lantai III Pemkab setempat. Rabu (06/03/2024).

“Beberapa fokus pembangunan Kabupaten Tubaba pada tahun 2025, yakni diarahkan pada :

Klik Gambar

1. Peningkatan SDM berkarakter yang Adaptif dan Inovatif;

2. Peningkatan produktivitas sektor-sektor ekonomi unggulan dan nilai tambah;

3. Peningkatan Infrastruktur;

4. Penanggulangan kemiskinan;

5. Peningkatan Palayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan;

6. Peningkatan kehidupan Masyarakat yang aman dan berbudaya;

7. Pengelolaan Lingkungan Hidup yang berkelanjutan,” sebutnya.

Selain itu, tambah M. Firsada, beberapa Capaian Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Tubaba tahun 2023 yakni:

Baca Juga :   Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Kampung Bujuk Agung, Salah Satunya Istri Korban

1. Pertumbuhan Ekonomi sebesar 4,53%, meningkat dari tahun 2022 sebesar 4,49%.

2. Inflasi year on year sebesar 4,07%

3. PDRB perkapita pertahun sebesar Rp. 48,70 juta, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 45,69 juta.

4. Tingkat Pengangguran Terbuka menurun menjadi 3,89% dari tahun 2022 sebesar 4,12%.

5. Tingkat Kemiskinan menurun menjadi 7,25 % dari tahun 2022 sebesar 7,44%.

6. Indek Pembangunan Manusia mengalami peningkatan menjadi 69,38 dari tahun 2022 sebesar 68,7.

7. Rasio Gini di angka 0,274, dibawah angka nasional sebesar 0,388.

“Berdasarkan capaian tersebut di atas, maka target Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Tubaba tahun 2025 adalah:

1. Pertumbuhan Ekonomi (%) sebesar 4,7-5,2 %.

2. Inflasi sebesar 2,5% ± 1.

3. PDRB perkapita pertahun mencapai Rp. 50,73  52,00 juta.

4. Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 3,20%.

Baca Juga :   Ranperda APBD 2022, Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD

5. Tingkat Kemiskinan sebesar  6,90 – 7,10%.

6. Indek Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 70,20.

7. Indeks Gini berada di angka 0,26- 0,28.

8. Pertumbuhan PAD mencapai 4  5%.

9. Kemantapan Jalan sebesar 55%.

10. Penurunan emisi gas Rumah Kaca sebesar 7,24,” imbuhnya.

Dalam proses menyusun RKPD tahun 2025, M. Firsada berharap seluruh pimpinan dan aparatur perangkat daerah untuk selalu berpikir terbuka, memiliki visi kedepan, terintegratif dan inovatif.

“Perangkat Daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur dengan memperhatikan usulan masyarakat hasil Musrenbang kecamatan,” harap dia.

“Dengan demikian penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2025 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu yang strategis yang ada, serta mampu mengatasi permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Tubaba secara tepat dan strategis. Untuk itu dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, dan diskusi, termasuk agenda pada hari ini yaitu Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD tahun 2025,” pungkasnya.

Baca Juga :   Anggaran Makan Minum Rapat DPRD Pesawaran Capai Miliaran,Harno Irawan: Tak Masuk logika, Perlu Dipertanyakan

Sementara itu, Gubernur Lampung diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Drs. Intizam, berharap kegiatan Musrenbang tersebut dapat menjadi momentum untuk mendengarkan dan mengakomodir program-program yang dibutuhkan masyarakat.

“Jangan sampai Musrenbang yang dilakukan hanya sekedar rutinitas perencanaan yang tidak membawa perbaikan yang berarti bagi kemajuan masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan, tujuan dan sasaran pembangunan pemerintah kabupaten, provinsi dan Pusat harus selaras dan sejalan. Optimasi dan sinergi menjadi kunci keberhasilan.

“Tidak kalah penting kolaborasi Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan pembangunan baik komunitas masyarakat, pelaku bisnis, akademisi, pers serta unsur masyarakat lainnya harus kita tingkatkan bersama,” ucapnya. (HD)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Laporan Mandek 4 Tahun, PH Pelapor Kecam Oknum Penyidik Polresta Bandar Lampung: “Sikap Tersebut Indikasi Kuat Obstruction of Justice!”

20 Februari 2026 - 09:19 WIB

Wujudkan Generasi Berprestasi dan Religius: Siswa SDN 1 Tanjung Anom Raih Juara Tingkat Kabupaten

19 Februari 2026 - 16:56 WIB

Aroma Busuk Tiap Hari, Limbah Dapur MBG Gumukmas Pagelaran Diduga Cemari Irigasi

18 Februari 2026 - 23:15 WIB

Lara Dibawah Pohon Cokelat: Surat Terakhir Sang Penjual Gorengan untuk Buah Hati

18 Februari 2026 - 15:16 WIB

Polemik Limbah SPPG Sukanegara Memanas, Oknum DPRD Tanggamus Tantang Media Bertemu

17 Februari 2026 - 20:17 WIB

Program Gizi Tercoreng? Limbah Cair Dapur MBG SPPG Sukanegara Bulok Diduga Langgar Aturan Lingkungan

14 Februari 2026 - 21:23 WIB

Trending di Berita Terkini