Menu

Mode Gelap

Lampung · 31 Okt 2019 13:25 WIB ·

Masyarakat Adat Lampung Limo Migo Beramai-ramai Gruduk Kantor Bupati Lampung Timur


Masyarakat Adat Lampung Limo Migo Beramai-ramai Gruduk Kantor Bupati Lampung Timur Perbesar

Lampung Timur(GS)  – Masyarakat Adat Kebandaran Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo berbondong-bondang melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Kabupaten Lampung Timur, kamis 31/10/2019.

 

“Dimana Bumi di Pijak Disitu Langit di Junjung”, ungkapan ini nampaknya tidak berlaku bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis)  Desa Girimulyo Kecamatan Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur.

Klik Gambar

Kelompok Masyarakat yang berada dibawah binaan Dinas Pariwisata Kabuoaten Lampung Timur beberapa saat lalu tepatnya tanggal 4 September 2019 telah membuat acara yang tujuannya untuk mempromosikan  salah satu objek wisata yabg ada  di Desa tersebut, yakni Wisata Goa Pandan.

Dalam penelusuran lorong Goa Pandan inilah kelompok Masyarakat Sadar Wisata menangkap binatang mamalia yang hidup dalam Goa tersebut yakni KELALAWAR, setelah dapat beberapa ekor kelalawar dan itu dirasakan cukup, mereka lalu membawanya pulang dan akan dijadikan olahan kuliner khas Lampung Timur yang Unik yakni KLAWAR.

Baca Juga :   Bupati Dan Wakil Bupati Lamtim Menyerahkan SK Bupati Pengangkatan Calon CPNS 2024

Dalam acara Jejak Petualang yang disiarkan di salah satu Stasiun Televisi Nasional tersebut jelas terlihat bahwa kelompok Masyarakat Sadar Wisata Desa Girimulyo Kecamatan Marga Sekampung telah memberikan informasi yang TIDAK BENAR bahkan MENYESATKAN kepada pihak Trans Media tentang olahan kukiner Khas Lampung Timur tersebut.

Untuk itu Masyarakat Adat Kebandaran Lampung Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo merasa sudah dilecehkan oleh kelompok Masyarakat Sadar Wisata Kabupaten Lampung Timur dan Desa Girimulyo yang membuat olahan makanan Khas Lampung Timur, Kecamatan Sekampung Udik dan Marga Sekampung.

Baca Juga :   DPC GRANAT TULANG BAWANG BANGUN SINERGI DENGAN RUTAN MENGGALA UNTUK CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Mengingat Masyarakat ADAT KEBANDARAN SEKAMOUNG UDIK SEKAPPUNG LIMO MIGO dan TOKOH PEMUDA ADAT tidak pernah menjadikan KELALAWAR sebagai bahan untuk membuat masakan KLAWAR yang biasa di hidangkan dalam acara-acara Adat tersebut.

Untuk di ketahui bahwa KLAWAR adalah masakan yang menjadi salah satu ciri Khas masakan Adat Kebandaran Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo ini adalah masakan yang berbahan baku Daging SAPI atau kambing yang di bakar yang menyerupai sate dan disajikan dengan bumbu rempah-rempah lengkap yang di haluskan, yang dominan dengan rasa pedas dan asam, dan sistem pengolahan semua dilakukan oleh laki-laki.

Baca Juga :   Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT Tuba ke-28 dan Hari jadi Prov Lampung Ke - 61

Atas kejadian Tersebut Masyarakat Adat dan Pemuda Adat Kebandaran Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo telah mengajukan keberatan kepada POKDARWIS Kabupaten dan Desa Girimulyo serta Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur dan meminta POMDARWIS untuk bertanggung jawab sesuai dengan Hukum Adat yang ada di Masyarakat Adat Kebandaran Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo yang telah mereka ketahui dqn mereka sanggupi sesuai dengan pernyataan tertulis yang mereka tandatangani.

“Serta Kami meminta Kepada Bupati Lampung Timur untuk mencopot Kepala Dinas Pariwisata apabila tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini”,tertanda Masyarakat Adat Kebandara Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo.

Penulis: Muntiri

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Program Gizi Tercoreng? Limbah Cair Dapur MBG SPPG Sukanegara Bulok Diduga Langgar Aturan Lingkungan

14 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ikan Warga Mati, Limbah Dapur MBG Pekon Pariaman Gunung Alip Jadi Sorotan

13 Februari 2026 - 20:24 WIB

SMKN 1 Sidomulyo Gelar LKDS, Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

13 Februari 2026 - 11:35 WIB

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah Untuk Yayasan Raudlotul Jannah

12 Februari 2026 - 20:07 WIB

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah Untuk Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom

10 Februari 2026 - 21:04 WIB

KSM Pringsewu Timur Berdalih Tak Tahu Anggaran, Proyek Sanitasi Rp226 Juta Menuai Sorotan

7 Februari 2026 - 08:14 WIB

Trending di Berita Nasional