Menu

Mode Gelap

Lampung · 13 Apr 2021 00:02 WIB ·

Kelangkaan BBM di Kabupaten Tulang Bawang,di Keluhkan Masyarakat


Foto : Istimewa Perbesar

Foto : Istimewa

TULANG BAWANG – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), mulai dari jenis Partamax, Partalite hingga Solar.

Dari pantauan. Ada sekitar 11 SPBU di Kabupaten Tulangbawang yang mengalami kehabisan stok BBM, sejak Senin (12/04/2021) Pukul 14.00 WIB, sejumlah SPBU tersebut memasang plang menunjukkan stok BBM habis.

Samsul, salah satu warga Kecamatan Rawajitu, mengaku mengalami kesulitan mendapatkan BBM jenis Solar untuk mobil Truknya.

Klik Gambar

Dari Rawajitu saya sempat mampir ke SPBU sepanjang Jalan Lintas Timur kerah Bandar Lampung, namun semua SPBU yang saya singgahi memasang plang pemberitahuan Stok BBM habis,” terang Samsul salah seorang pengemudi Truk.

Baca Juga :   Terminal Menggala Dibuka Kembali oleh Pemkab Tulang Bawang

Ditempat terpisah, Rizal, salah satu sopir di Kota Menggala mengaku terpaksa membeli BBM jenis Pertalite di kios eceran, karena minyak BBM di SPBU kosong. Bahkan dikatakannya sejak sepekan terakhir ini kelangkaan BBM di wilayah Kabupaten Tulangbawang tersebut telah terjadi.

“Selain Premium, saat ini mencari Pertamax dan Pertalite juga sulit, tapi yang lebih sulit saat ini adalah BBM jenis Solar, dan kelangkaan BBM seperti ini memang sepertinya terjadi setiap Tahun, mulai bulan April hingga Oktober,” terang Rizal.

Baca Juga :   Sambut HUT RI ke-76, SPBU 24-345-27 Cakat Raya Gelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih.

Untuk itu, lebih lanjut, Rizal meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang dan Provinsi Lampung, maupun PT. Pertamina, agar dapat memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, pasalnya BBM adalah kebutuhan yang sangat diperlukan dalam menunjang perekonomian.

Saya berharap Pemerintah juga dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat ke PT. Pertamina, agar ketersediaan BBM di SPBU yang ada di Kabupaten Tulangbawang dapat selalu terpenuhi, sehingga stok BBM di SPBU tersedia dan tidak terjadi kelangkaan,” harapnya.

Sedangkan, salah satu pengelolaan SPBU di Kecamatan Menggala Timur, menjelaskan bahwa pihaknya pun tidak mengetahui secara pasti penyebab tersendatnya pengiriman BBM dari PT. Pertamina Panjang.

Baca Juga :   Ini Tanggapan 3 Wartawan Yang Di Sudutkan Oleh Surat Kaleng.

Kita juga bingung, kok bisa pengirimannya terlambat, kasian para pengendara yang hendak mengisi BBM, bahkan akhirnya ada yang menunggu sampai pengiriman tiba, karena kendaraan mereka sudah kehabisan BBM, terutamanya itu BBM jenis Solar, untuk Truk-truk yang melintas,” tegasnya.

“Maka dari itu, kepada pengendara yang hendak akan mengisi BBM, kami mohon maaf atas kekosongan BBM, karena kami kehabisan stok, hal ini karena adanya keterlambatan yang kami sendiri dari SPBU tidak mengetahui penyebabnya,” tandasnya. (FAY/MAD).

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Fatayat NU Pringsewu Audiensi ke Kejari, Perkuat Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

6 Januari 2026 - 12:53 WIB

Tren Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Lampung Masih Tinggi, Ini Pesan Khalila

4 Januari 2026 - 19:13 WIB

Rilis Akhir Tahun 2025, Polres Tanggamus Paparkan Capaian Kinerja dan Tantangan Penegakan Hukum

31 Desember 2025 - 21:39 WIB

Rehabilitasi Balai Tiyuh Karta Sari Dengan Dana Desa 2025 Perkuat Fasilitas Publik

27 Desember 2025 - 12:26 WIB

Propam Polda Lampung Hentikan Laporan, Pelapor Minta Penjelasan Terbuka

22 Desember 2025 - 08:56 WIB

Laporan Dihentikan Propam Polda Lampung, Pelapor Soroti Minimnya Penjelasan

22 Desember 2025 - 08:56 WIB

Trending di Bandar Lampung