Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 30 Nov 2020 14:48 WIB ·

Kasus Covid-19 di Pringsewu Menggila, Total Terkonfirmasi Positif 84 Orang


Kasus Covid-19 di Pringsewu Menggila, Total Terkonfirmasi Positif 84 Orang Perbesar

Gemtasamudra.com

Pringsewu – (GS) – Kasus terkonfimasi positif di Bulan November ini menjadi 54 kasus, lima orang diantaranya meninggal dunia.

Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr. Nofly mengungkapkan penambahan lima kasus terkonfimasi positif di tanggal 30 November ini.

“Hingga hari ini, jumlah kasus Covid-19 di Pringsewu sebanyak 84 kasus. Kenaikan drastis terjadi di November ini, dengan jumlah kasus yang terjadi sebanyak 54 kasus dan lima orang diantaranya meninggal dunia,” ungkap Nofly didampingi Humas Covid-19 Samsir Kasim, Senin (30/11/2020).

Klik Gambar

Kasus pertama di tanggal 30 November ini yakni P80 (60) tahun perempuan asal Kecamatan Pagelaran. P80 pada 16 November lalu memilik keluhan yang mengarah ke Covid-19 seperti sesak, batuk dan nyeri otot.

Baca Juga :   Tangis Haru Warga Balik Bukit Dapat Undian Sepeda Motor Matic Dalam Rangka Jalan Sehat Hari Jadi Kopri Ke- 52

“Karena tak kunjung membaik, pada 19 November dibawa ke RS swasta dengan tambahan keluhan lemas, pusing dan mual,” kata dia.

Setelah dilakukan swab tes pada 21 dan 22 November, kondisi P80 membaik dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah. P80 dinyatakan terkonfimasi positif dari Dinkes Lampung pada 29 November.

Kemudian kasus kedua yaitu P.81 ( 32) laki-Laki, asal Kecamatan Pringaewu, merupakan karyawan swasta yang bekerja PP dari Pringsewu-Bandar Lampung.

“Pada 20 November merasakan gejala yang mengarah ke Covid dan tiga hari kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Pringsewu dengan tambahan gejala diare dan anosmia,” paparnya.

P81 dinyatakan positif Covid-19 usai melakukan swab tes pada 24 November dan hasilnya keluar pada 29 November. Saat ini P81 melakukan karantina mandiri di rumahnya.

Baca Juga :   soal Kerusuhan Teroris di Mako Brimob,Jokowi Memberikan Pernyataan Lengkap

Kasus ketiga yaitu seorang santri asal Tanggamus P82 (15) yang berdomisili di Kecamatan Pringsewu. Pada November lalu merasakan gejala Covid dan keluhan anosmia.

“P82 terkonfimasi positif pada 29 November setelah dilakukan swab tes, dan saat ini ia berada di Rumah Singgah Covid sejak melakukan swab tes pada 25 November untuk melakukan karantina,” jelas Nofly.

Selanjutnya, kasus keempat yakni P83 ( 38) perempuan dan seorang Ibu Rumah Tangga, asal Kecamatan Sukoharjo. Memiliki keluhan yang mengarah ke Covid seperti batuk, demam dan lemas pada 19 November lalu.

“Pada tanggal 22 November memeriksakan diri ke Puskesmas Sukoharjo dengan keluhan batuk, lemas dan anosmia,” tambahnya.

Baca Juga :   Aleg Provinsi Lampung Abdullah Surajaya Bagikan Sembako ke Warga Kelurahan Gunung Sugih

Dilakukan swab tes pada 23-24 November dengan hasil terkonfimasi positif pada 29 November, dan saat ini P83 melakukan isolasi mandiri di rumah.

Terakhir yakni P84 (45) asal Kecamatan Pringsewu yang merupakan hasil tracing dari P65.

“Pada 23- 24 November dilakukan swab dan hasil terkonfirmasi pada 29 November. Saat ini P84 melakukan karantina mandiri di rumahnya,” ucap Nofly.

Diketahui, hingga saat ini ada lima kasus kematian dengan riwayat terkonfimasi positif. sebagian besar faktor usia lanjut dan penyakit penyerta.

“Hari ini kami juga mengumumkan satu kasus kematian yaitu P78 (84) tahun asal Kecamatan Pringsewu. P78 meninggak dunia pada 29 November dan telah dimakamkan sesuai dengan pemulasaraan jenazah Covid-19,” pungkasnya.

Penulis : Redaktur

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Laporan Mandek 4 Tahun, PH Pelapor Kecam Oknum Penyidik Polresta Bandar Lampung: “Sikap Tersebut Indikasi Kuat Obstruction of Justice!”

20 Februari 2026 - 09:19 WIB

Wujudkan Generasi Berprestasi dan Religius: Siswa SDN 1 Tanjung Anom Raih Juara Tingkat Kabupaten

19 Februari 2026 - 16:56 WIB

Aroma Busuk Tiap Hari, Limbah Dapur MBG Gumukmas Pagelaran Diduga Cemari Irigasi

18 Februari 2026 - 23:15 WIB

Lara Dibawah Pohon Cokelat: Surat Terakhir Sang Penjual Gorengan untuk Buah Hati

18 Februari 2026 - 15:16 WIB

Polemik Limbah SPPG Sukanegara Memanas, Oknum DPRD Tanggamus Tantang Media Bertemu

17 Februari 2026 - 20:17 WIB

Program Gizi Tercoreng? Limbah Cair Dapur MBG SPPG Sukanegara Bulok Diduga Langgar Aturan Lingkungan

14 Februari 2026 - 21:23 WIB

Trending di Berita Terkini