Menu

Mode Gelap

Lampung · 11 Sep 2020 19:34 WIB ·

Jakarta PSBB, Lamsel Waspasai Pemudik


Jakarta PSBB, Lamsel Waspasai Pemudik Perbesar

Lampung Selatan(GS) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mewaspadai arus pemudik ketika Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Jakarta kembali diberlakukan pada 14 September 2020 mendatang.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan rencana PSBB total tersebut untuk menekan kasus penularan Covid-19 di Ibu Kota yang semakin meningkat.

Berkaca dari PSBB sebelumnya yang pernah diterapkan Pemerintah DKI Jakarta, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto khawatir akan terjadi gelombang mudik besar-besaran dari Jakarta ke berbagai daerah termasuk Kabupaten Lampung Selatan.

Klik Gambar

Menurut Nanang, sebagai pintu gerbang dari Pulau Jawa ke Sumatera, Kabupaten Lampung Selatan harus mewaspadai lonjakan pemudik dari luar daerah, khususnya Jakarta.

Baca Juga :   Acara Pisah Sambut Kapolres Berlangsung Khidmat dan Haru.

“Saya minta Satgas Covid koordinasi dengan ASDP dan KKP. Pelabuhan Bakauheni yang tadinya longgar agar diperketat kembali,” tegas Nanang saat menyampaikan arahan dalam rapat koordinasi pejabat Pemkab Lampung Selatan, di Aula Krakatau kantor bupati setempat, Jumat (11/9/2020).

Menyikapi hal tersebut, Nanang Ermanto meminta Satgas Covid-19 Pemkab Lampung Selatan mulai dari kabupaten, kecamatan hingga desa mengantisipasi gelombang orang yang masuk ke Lampung Selatan.

Baca Juga :   Siswa Dipaksa Bayar Uang Komite, Kepsek SMAN 1 Pardasuka: Ya Dari Dulu Memang Kayak Gitu

Ia menginstruksikan camat dan kepala desa mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 untuk mendata masyarakat di wilayahnya yang datang dari luar daerah.

Apalagi saat ini kasus Covid-19 di Lampung Selatan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan kemunculan kasus terbaru banyak terjadi akibat riwayat perjalanan dari luar daerah.

“Situasi kita sekarang masih zona kuning. Saya harap piket Satgas kembali diintensifkan. Kita konsisten untuk mencegah Covid-19. Camat imbau lagi desa-desa untuk menegakkan protokol disiplin kesehatan,” imbuhnya.

Selain menyoroti masalah pemudik akibat PSBB Jakarta, dalam rapat koordinasi bulanan tersebut, Nanang juga menyoal tentang Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 2020 yang mengalami pengurangan sebanyak 50.000 pemilih dari data Pemilu Legislatif lalu.

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Covid 19, Pengurus Daerah IWO Tulang Bawang Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan

“Terkait data pemilih, camat koordinasi dengan KPU, segera diuber. Pastikan masyarakat agar tidak kehilangan hak mata pilihnya,” tukasnya.

Dalam rapat koordinasi itu, Nanang Ermanto nampak didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, dan Plt Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Badruzzaman.

Penulis: Bob

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Ketua FKWKP Soroti Laporan Advokat terhadap Wartawan : Dahulukan Mekanisme UU Pers

22 Juli 2026 - 19:27 WIB

Ketua IWO Pringsewu Kecam Dugaan Intimidasi terhadap Jurnalis: Ancaman Tak Boleh Bungkam Pers

9 Juli 2026 - 21:39 WIB

Gepak Desak KPU Pringsewu Buka Rincian Dana Hibah

8 Juli 2026 - 16:51 WIB

Transparansi Dana Hibah Pilkada Dipertanyakan, LPJ KPU Pringsewu Minim Rincian

7 Juli 2026 - 09:08 WIB

Disindir Soal Meritokrasi, Direktur Perumdam Way Sekampung Balas Sagang: “Jangan Asal Nuduh!”

4 Juli 2026 - 19:41 WIB

Sagang Nainggolan Soroti Pengelolaan PDAM Way Sekampung: “Jangan Harap Untung Jika Bukan Meritokrasi”

4 Juli 2026 - 03:27 WIB

Trending di Berita Terkini