Menu ✖

Mode Gelap

Berita Nasional · 19 Jan 2026 10:51 WIB ·

Intensitas Hujan Tinggi, Warga Pancakarya Tutup Jalan Berlubang di Jalan Semeru Krasak


Intensitas Hujan Tinggi, Warga Pancakarya Tutup Jalan Berlubang di Jalan Semeru Krasak Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan dari Mangli hingga Jenggawah mengalami kerusakan cukup parah. Banyaknya lubang di badan jalan tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Kondisi tersebut mendorong warga Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, untuk melakukan aksi swadaya dengan menutup sementara jalan berlubang yang berada di Jalan Semeru Krasak. Warga secara bergotong royong menambal lubang-lubang jalan menggunakan cor semen demi mengurangi risiko kecelakaan.

Klik Gambar

Salah satu warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, Bahrul, menyampaikan bahwa penutupan sementara dilakukan karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan.

Baca Juga :   Gus Fawait Sambangi Tempurejo, Ribuan Warga Padati Sholawat Kampung di Curahtakir

“Jalan sementara kami tutup karena lubangnya terlalu banyak dan sangat berbahaya. Kami khawatir terjadi kecelakaan, apalagi tahun lalu di lokasi ini pernah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Bahrul.

Menurutnya, langkah tersebut terpaksa dilakukan demi keselamatan pengguna jalan, mengingat curah hujan yang tinggi dapat memperparah kerusakan jalan dan menyamarkan lubang-lubang saat tergenang air.

Baca Juga :   Catur Teguh Wiyono Korwil MGG Berikan Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun Pramuka 2024

Warga Pancakarya berharap dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen serta melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi jalan, khususnya di wilayah rawan kerusakan.

“Harapan kami, pemerintah dan dinas terkait segera menutup dan memperbaiki jalan-jalan yang berlubang, apalagi dalam sepekan ini intensitas hujan cukup tinggi,” pungkasnya.

Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat. Warga berharap ada respon cepat sebelum kembali memakan korban.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

SPPG Tugusari 2 Bagikan 250 Nasi Kuning dari Hasil Penjualan Limbah Dapur

25 September 2026 - 19:15 WIB

Bahas Pendataan dan Sinkronisasi e-RDKK 2027 Gapoktan Panca Jaya Gelar Rakor 

18 September 2026 - 17:04 WIB

Warga Klanceng Hentikan Pembangunan Bronjong di Bantaran Kali Bedadung UIN KHAS Jember, Berujung Kesepakatan

17 September 2026 - 19:31 WIB

PPL Sri Wahyuni dan Kopka Alip Babinsa Pancakarya Dampingi Proyek Oplah

15 September 2026 - 16:30 WIB

Peduli Petani, Catur Teguh Wiyono Kirim Aduan ke Menteri Pertanian, Desak Amran Turun Tangan Terkait Dugaan Polemik Bantuan Traktor di Jember

13 September 2026 - 21:05 WIB

Isu Medsos Agus Jagal Kabur Hoax, Dapat Kompensasi dari RSD Balung 

11 September 2026 - 20:57 WIB

Trending di Berita Nasional