Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., mengapresiasi pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Jember, Senin (17/8/2026).
Menurut Rifqi, pelaksanaan upacara yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berlangsung luar biasa. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, termasuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember yang dinilainya tampil dengan baik.
“Kami sangat bangga dengan pelaksanaan upacara hari ini. Paskibraka Kabupaten Jember juga luar biasa,” ujar Rifqi.
Ia menegaskan, momentum peringatan kemerdekaan tidak sekadar seremoni, tetapi harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air, rela berkorban, pantang menyerah, serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.
“Inti kemerdekaan adalah cinta tanah air, rela berkorban dan pantang menyerah. Generasi muda harus mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” tegasnya.
Rifqi juga menyampaikan apresiasi kepada Kapten Inf. Sarjo, Danramil Mayang, yang bertugas sebagai pemimpin upacara.
Menurutnya, keterlibatan personel TNI dalam momentum tersebut menjadi bagian dari kebanggaan bersama dalam memperingati kemerdekaan Indonesia.
Lebih lanjut, Dandim berharap situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jember tetap terjaga. Kondisi yang aman dan nyaman dinilai menjadi salah satu modal penting agar pembangunan daerah terus berjalan dan perekonomian masyarakat semakin meningkat.
“Kami berharap kondisi di wilayah Jember terus kita jaga agar pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik, situasi ekonomi terus meningkat, dan kesejahteraan masyarakat Jember dapat terwujud,” katanya.
Rifqi juga menyinggung sejumlah kegiatan yang diluncurkan Pemkab Jember dalam rangka mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat. Ia berharap seluruh elemen dapat bersinergi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan di wilayah Jember.
Khusus kepada generasi muda, Rifqi berpesan agar mereka mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, anak muda harus memperkuat kemampuan, wawasan, serta literasi hukum agar mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan.
“Anak muda adalah generasi penerus Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Mereka harus terus mengisi diri, memperkuat literasi dan memahami hukum,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda tidak hanya menjadi pihak yang mengkritisi berbagai persoalan, tetapi turut mengambil peran dalam memberikan solusi dan mendukung pembangunan melalui kegiatan-kegiatan yang positif.
“Anak muda harus berada di garis depan pembangunan. Bukan hanya terus mengkritisi apa yang ada, tetapi juga ikut mendukung dan mengisi pembangunan dengan hal-hal positif,” pungkasnya.






