Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 31 Des 2024 12:32 WIB ·

Diduga ada Mark-Up Anggaran Perayaan Natal Bersama 2024


Diduga ada Mark-Up Anggaran Perayaan Natal Bersama 2024 Perbesar

Pringsewu| Anggaran perayaan Natal Bersama tahun 2024 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu melalui bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Jumat (27/12) lalu di Gor Patriot Bambu Seribu, Kuncup, Pringsewu Barat diduga di mark-up.

Menurut narasumber yang enggan disebutkan namanya, salah satu mantan politisi yang juga anggota salah satu gereja di Kabupaten Pringsewu memerintahkan bagian penerima tamu untuk memanipulasi buku kehadiran peserta Natal Bersama yang jumlahnya lebih dari 500 orang.

Baca Juga :   Tertangkap Saat Bobol Rumah Kosong, Dua Pemuda asal Gunung Terang Diamankan Warga

“Ini tamu yang hadir gak sampe 600 orang, gimana caranya ngelolosin dari pengamat keuangan. Tulis-tulis aja biar bisa lebih dari 500 absennya,” kata Narasumber menirukan ucapan mantan politisi tersebut, Sabtu (21/12) melalui rekaman voice note whatsapp.

Klik Gambar

Sementara, PPTK kegiatan Natal Bersama Jaenal tidak mengatakan secara rinci anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Pringsewu. Ia hanya menyebut anggaran tersebut berkisar Rp40-50 juta rupiah.

Baca Juga :   Alumni SMPN 1 Menggala Tahun 2009 Gelar Bukber, Berbagi Takjil, Serta Berikan Bantuan Kepada Anak Penderita Jantung Bocor dan Tersumbat

“Kegiatan itu kami yang garap (Kesra, red), itu untuk nyewa kursi, makan dan minum. Karena GOR kami tidak sewa, ” kata Jaenal saat ditemui di ruangannya, Senin (30/12).

Namun, saat ditanya jumlah peserta yang hadir Jaenal tampak gelagapan dan tidak mengatakan jumlah secara pasti.

“Memang yang diundang ada 600 orang, tapi banyak yang gak dateng, Mbak. Kalau jumlah di buku tamu saya belum cek ada berapa banyak, ” kilahnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 85 kali

Baca Lainnya

Polsek Ajung Monitoring Lahan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

13 Juni 2026 - 11:40 WIB

Disertasi Doktoral Gus Fawait Sudah di Implementasikan Teorinya di Kabupaten Jember

13 Juni 2026 - 10:59 WIB

Mapolres jember Melakukan Konferensi pers ungkap kasus curanmor. L

12 Juni 2026 - 17:37 WIB

5.000 Perawat Jember Siap Sosialisasi Program Pemkab Jember

11 Juni 2026 - 09:29 WIB

Kasus Mayat Membusuk di Gumukmas Terkuak, Pelaku Ngaku Sakit Hati Sejak Masa Sekolah

10 Juni 2026 - 16:08 WIB

Komisi A DPRD Jember Gelar Hearing Sengketa Lahan di Desa Petung, Sejumlah Kejanggalan Sertifikat Hak Pakai PTPN Terungkap

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Trending di Berita Nasional