Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 31 Jan 2026 17:37 WIB ·

Bupati Jember Bentuk Dua Satgas Lintas Sektor, Fokus Benahi Banjir hingga Tekan Stunting


oplus_1024 Perbesar

oplus_1024

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait resmi meluncurkan dua satuan tugas (Satgas) strategis guna mempercepat penyelesaian persoalan krusial daerah, mulai dari banjir, ketimpangan infrastruktur, hingga kemiskinan dan stunting. Peluncuran tersebut berlangsung di Pendopo Wahyawibawagra, Sabtu (31/1/2026).

Dua Satgas yang dibentuk yakni Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang serta Satgas Pengentasan Kemiskinan, Stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB). Keduanya dirancang bekerja secara terpadu dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Klik Gambar

Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan, pembentukan Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang merupakan langkah konkret untuk menjawab persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah Jember setiap musim hujan. Menurutnya, penanganan banjir tidak dapat diselesaikan secara sektoral.

Baca Juga :   Dispendukcapil dan Pemerintah Desa Pancakarya Turun Langsung Rekam e-KTP untuk Lansia

“Masalah banjir ini berkaitan erat dengan tata ruang, drainase, hingga pembangunan yang tidak sesuai aturan. Karena itu perlu kerja lintas OPD agar solusinya menyeluruh,” ujar Gus Fawait.

Ia juga menyoroti dugaan pelanggaran tata ruang, termasuk pembangunan perumahan di bantaran sungai yang bahkan telah mengantongi sertifikat. Kondisi tersebut, kata dia, akan menjadi perhatian serius Satgas.

“Kalau ditemukan pelanggaran, tentu akan kita tindak tegas demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :   Komitmen Tingkatkan IRB dan SAKIP di Jember Bupati Jember temui Menteri PAN-RB.

Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang akan melibatkan Dinas PU Bina Marga, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta OPD terkait lainnya. Evaluasi kinerja Satgas dijadwalkan dilakukan setiap pekan.

Sementara itu, pembentukan Satgas Pengentasan Kemiskinan, Stunting, AKI, dan AKB dilakukan sebagai respons atas tingginya angka kemiskinan di Jember yang selama ini masih berada di peringkat atas di Jawa Timur.

Bupati menegaskan, kemiskinan menjadi faktor utama munculnya berbagai persoalan kesehatan dan sosial, termasuk stunting serta tingginya angka kematian ibu dan bayi. Oleh sebab itu, pendekatan yang digunakan harus terintegrasi dan meninggalkan pola lama.

Baca Juga :   Gus Fawait Buka Forum Uji Publik Secara Live : Sejarah Baru Tata Kelola daerah.

Satgas tersebut juga akan disinergikan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperkirakan mampu mendorong perputaran ekonomi daerah hingga Rp4 triliun per tahun.

Selain menangani banjir, Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang juga bertugas mendorong pemerataan pembangunan jalan, perbaikan saluran air, serta memetakan kewenangan jalan, mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten, desa, hingga milik BUMN seperti PTPN dan Perhutani.

“Harapannya, seluruh program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat sampai ke tingkat desa dan kelurahan,” pungkas Gus Fawait.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Oknum Kades di Jember Diduga Menggadaikan Mobil Rental Daihatsu

18 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Harapan Dandim 0824/Jember Generasi Muda Harus Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif

17 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Imam Rosyidi, Penggagas Kampung Donor Kidul Besuk Raih Penghargaan Relawan Kemanusiaan Saat HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Wakil Wali Kota Metro Pimpin Tabur Bunga, Teguhkan Semangat Perjuangan dan Pengabdian

17 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Metro Pererat Silaturahmi dengan Veteran, Teguhkan Semangat Mengisi Kemerdekaan

17 Agustus 2026 - 14:05 WIB

LSN dan Srikandi Kecamatan Ajung Ikuti Moment Sakral Peringati HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Trending di Berita Nasional