Menu ✖

Mode Gelap

Berita Terkini · 28 Sep 2023 20:13 WIB ·

Amien Rais: Kedaulatan Negara dalam Sorotan


Foto : Amin Rais Saat Pidato Dalam Acara Perbesar

Foto : Amin Rais Saat Pidato Dalam Acara

Kamis, 28 September – Kabupaten Pringsewu

Amien Rais, mantan Ketua MPR RI tahun 1999-2004, mengungkapkan kekhawatirannya tentang kedaulatan negara Indonesia dalam era pemerintahan Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi.

Dalam sebuah dialog kebangsaan bertema “Membangun Kedaulatan Digital di Indonesia” di Kampus STIT Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Amien Rais dengan tegas mengatakan, “Kedaulatan negara ini tidak boleh kita gadaikan. Tidak ada presiden lain yang akan menjual negara kita. Hanya presiden nomor 7, Jokowi, yang agak membuat kita khawatir. Ada potensi negara kita digadaikan, saya sampaikan ini berdasarkan data yang saya miliki.”

Klik Gambar

Selain itu, Amien Rais juga mengaitkan masalah kedaulatan dengan pernyataan dari Soekarno, founding father Indonesia. “Jika kita tidak berhati-hati dalam menjaga kedaulatan, kita bisa berakhir seperti bangsa yang hanya dijadikan pekerja kasar,” tambahnya.

Baca Juga :   Dana APBD Dinsos Kota Metro Disalurkan Sesuai Prosedur

Amien Rais juga mengkritisi peran legislatif saat ini, yang menurutnya lebih berperan sebagai mesin pengikat eksekutif daripada sebagai lembaga yang mengawasi. “Negara kita, sejak awal, adalah republik dengan mekanisme sosial demokrasi. Legislatif seharusnya menjadi pembuat undang-undang. Namun, saat ini banyak yang berpendapat bahwa legislatif lebih berperan sebagai alat eksekutif,” ujarnya.

Baca Juga :   Jelang Hari Bhayangkara Ke-79, Kapolres Way Kanan dan PJU Gelar Bansos Bagikan Paket Sembako

Pentingnya keadilan dalam pemerintahan juga menjadi sorotan Amien Rais. Baginya, ketidakadilan, penyisihan oposisi, dan tindakan yang memihak akan menghancurkan negara, tanpa memandang sistem politiknya. “Kita bisa memilih berbagai sistem politik, seperti monarki, Emirates, republik, atau demokrasi. Tapi yang pasti, tanpa keadilan, negara akan runtuh. Apapun bentuk pemerintahannya, mulai dari raja, kaisar, atau presiden, ketika pemerintahannya tidak adil, memihak, atau menyudutkan, maka keruntuhan sudah di depan mata,” tegasnya.

Baca Juga :   Kebun Lada Terbakar, Satu Warga Meninggal Ditempat

Amien Rais juga memberikan peringatan tentang pemisahan peran TNI-Polri dari politik. Baginya, kedua lembaga tersebut harus tetap berfungsi sebagai alat negara, bukan sebagai alat pemerintah. “TNI dan Polri harus tetap menjadi alat negara, jangan sampai digunakan sebagai alat pemerintah. Jika presiden menarik TNI-Polri ke dalam arena politik, itu bisa berakhir buruk. Itu akan menjadi akhir dari segalanya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 246 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Ketua P3A Mulyosari Bungkam! Proyek Irigasi APBN 2026 Ditemukan Paving Pecah di Lantai Dan Dinding Saluran

30 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua SMSI Lamtim Soroti Proyek P3-TGAI di Pasir Sakti Dan Labuhan Maringgai: Jangan Dipaksakan, Kalau Paving Pecah Wajib Diganti!

30 September 2026 - 06:57 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Kepala Bappeda Lamtim Godok Masterplan IAD, Perkuat Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan

28 September 2026 - 09:07 WIB

Ka Kwarcab Lamtim Ajak Kwaran Way Bungur Peduli Hutan Dan Karhutla

26 September 2026 - 09:51 WIB

8 Tahun, Pimred Halopaginews: Tingkatkan Kualitas Jurnalisme Dan Menjaga Independensi

25 September 2026 - 18:14 WIB

Trending di Berita Terkini