Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 26 Jun 2025 22:29 WIB ·

Dilaporkan, Warga Bongkar Penyimpangan Dana Desa 2024 Pekon Gumuk Mas di Kejari Pringsewu


Dilaporkan, Warga Bongkar Penyimpangan Dana Desa 2024 Pekon Gumuk Mas di Kejari Pringsewu Perbesar

Pringsewu (GS) – Masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi pengelolaan dana desa. Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan dapat mencegah penyalahgunaan dana desa dan memastikan program pembangunan desa berjalan efektif.

‎Romeli, warga setempat yang ikut berperan mengawasi pengelolaan dana desa, dengan itu ia berani melaporkan adanya dugaan penyimpangan ke Kejaksaan Negeri Pringsewu.

‎Saat di Kejari, Romeli membeberkan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dalam mengelola DD Tahun 2024 yang dilakukan oleh Kakon Gumukmas, Kecamatan Pagelaran, Imam Nur Muslimin.

Klik Gambar

‎Romeli mengungkapkan dugaan penyimpangan yang dilaporkan berupa kegiatan fisik maupun non fisik. Untuk pekerjaan fisik ternyata dilaksanakan secara borongan tanpa secara swakelola.

Baca Juga :   Hakim Vonis Mantan Kepala Bapenda Pringsewu Tiga Tahun Penjara Terkait Korupsi BPHTB

‎”Ada pekerjaan pembangunan rabat beton yang diborongkan kepada pihak luar, dengan sistem kubikasi,” beber Romeli, Rabu (25/6/25) kepada media ini usai keluar dari Kejari Pringsewu.

‎Tak hanya itu, borongan pekerjaan pembangunan tiap 1 kubiknya dibayar oleh Kakon Imam, senilai Rp750.000 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

‎”Borongannya dari 750 ribu itu sudah termasuk belanja material, peralatan dan upah pekerjanya. Malah keuntungan buat saya dikeruk sama Imam itu, ” cetus Romeli kesal.

Baca Juga :   Diduga Tilep Siltap, Inspektorat Tanggamus Segera Periksa Kakon Pariaman

‎Selain pembangunan rabat beton, juga pembangunan jalan Latasir yang tidak jauh berbeda juga diborongkan dengan sistem yang sama termasuk harga kubikasinya.

‎Kemudian untuk kegiatan non fisik, belanja barang untuk pencegahan stunting malah diserahkan ke ke istri kakon yang saat ini juga duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten setempat.

‎”Dari semua kegiatan sudah mengarah pada penyimpangan, maka dengan laporan ini saya sebagai warga berharap pihak Kejari Pringsewu mampu menindaklanjutinya, jika memang terbukti agar diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang ada,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 263 kali

Baca Lainnya

Kepala Sekolah SMPN 1 Ajung Tegaskan Tak Jual LKS, Koperasi Hanya Fasilitasi Buku Ringkasan Materi Dan Soal Wali Murid Seharga Rp144 Ribu untuk 12 Buku

5 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Rakor Penguatan Kawasan Hutan, Pemkab Lamtim Kebut Listrik Untuk Masyarakat Register

4 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Resmi Daftar Bakal Calon, Hariyanto Siap Lanjutkan Pengabdian di Tiyuh Gunung Menanti

31 Juli 2026 - 17:43 WIB

Surveillance LAM-KPRS, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Budaya Mutu Dan Keselamatan Pasien

28 Juli 2026 - 10:47 WIB

Mengabdi Tanpa Pamrih, Mega saputra Bertekad Wujudkan Perubahan Nyata untuk kesejahteraan masyarakat

27 Juli 2026 - 19:49 WIB

Korwil MGG Jember Soroti Belum Adanya Permintaan Maaf dan Tanggung Jawab SPPG 1 Karangsono kepada Korban Terdampak MBG: “Empati Tidak Bisa Menunggu”

27 Juli 2026 - 12:36 WIB

Trending di Berita Terkini