Menu ✖

Mode Gelap

Berita Nasional · 23 Sep 2025 17:58 WIB ·

Aktivasi tidak lewat Online : Waspada Scamming Modus Aktivasi KTP Digital, Kadispenduk Jember 


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Pencurian data pribadi berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Scamming dengan berbagai modus dilakukan oleh pelaku untuk menjalankan aksinya, belum lama ini, modus Scamming dilakukan pelaku dengan dalih melakukan verifikasi IKD (Identitas Kependudukan Digital) dan melakukan Aktivasi KTP.

Bahkan hal ini tidak hanya menimpa masyarakat biasa, di Jember mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil pun tidak luput dari ulah pelaku, dengan cara menghubungi melalui sambungan telepon, dan diminta untuk menyebutkan NIK KTP untuk Aktivasi IKD.

Klik Gambar

“Banyak modus Scamming dilakukan pelaku, belum lama ini salah satu pejabat di Pemkab Jember yang juga mangan Kadispenduk dihubungi pelaku, agar menyebutkan NIK KTP dengan alasan untuk aktivasi IKD,” ujar Bambang Saputro kepada wartawan Senin (22/9/2025).

Baca Juga :   Pemkab Jember menyalurkan 77 Guru Ngaji dan Modin Desa Klatakan 

Ironisnya, pelaku juga mengetahui nama dirinya selalu Kadispenduk yang sekarang, termasuk nama istrinya saat pejabat yang dihubungi pelaku menanyakan hal ini.

“Jadi pelaku saat meminta NIK, oleh beliau (mantan Kadispenduk) ditanya, siapa Kadispenduk sekarang, pelaku menyebut nama saya, begitu juga saat ditanya nama istri saya, pelaku juga menyebut nama dan tidak salah,” ujarnya.

Namun saat pejabat tersebut menyampaikan, bahwa yang bersangkutan mengetahui proses verifikasi NIK untuk IKD, dan menyebut pernah menjabat sebagai Kadispenduk, pelaku langsung mematikan panggilan handphonenya.

Menyikapi maraknya Scamming ini, kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Jember Bambang Saputro SH., menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai aksi Scamming yang mengatas namakan petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Baca Juga :   Fauzi Lantik Mabiran, Kwaran, LPKK & DKR Pramuka Banyumas

Menurut mantan Kasatpol PP dan juga Ka Disperindag Pemkab Jember ini, untuk pengajuan IKD, aktivasi tidak bisa dilakukan secara online, tapi pemohon harus datang langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Untuk masyarakat yang memohon pembuatan IKD, itu aktivasinya dilakukan di kantor Dispendukcapil, dengan pemohon datang langsung, atau di 8 kecamatan WAK meliputi Tanggul, Kencong, Wuluhan, Tempurejo, Rambipuji, Mayang, Kalisat, dan Jelbuk, bukan melalui telepon,” ujar Bambang.

Bambang menghimbau, agar masyarakat mewaspadai aksi Scamming atau kecurian data NIK, karena berbagai upaya akan dilakukan oleh pelaku.

Baca Juga :   Danyonif 509/BY Kostrad Pimpin Langsung Upacara Bendera 17-an dan Jam Komandan Perkuat Disiplin Serta Profesionalisme Prajutit Ksatria Condromowo

Belum lama ini, aksi Scamming marak terjadi di sejumlah daerah, tidak hanya mantan Kadispenduk di Pemerintahan Pemkab Jember yang nyaris menjadi korbannya, Arifin yang juga Walikota Jakarta Pusat, juga nyaris menjadi korban Scamming.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, Walikota Jakarta Pusat tersebut menceritakan,bahwa aksi penipuan modus Scamming ini tidak hanya sekali, tapi sudah 2 kali nyaris menimpa dirinya.

“Ini sudah yang kedua kali mereka hubungi saya. Modusnya memanfaatkan program KTP digital untuk mencuri data warga, yang bisa saja nantinya dipakai untuk aksi kejahatan, termasuk menguras saldo rekening,” ujar Arifin seperti dilansir dari platform media online. (**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Muspika Ajung Beri Surprise Danposramil, Tegaskan Sinergi Jaga Kondusivitas Wilayah

5 Oktober 2026 - 21:36 WIB

DPC Madas Sedarah Gelar Unras sampaikan Aspirasi Dukung Penataan Arus Lalu Lintas dan Pedagang Pasar Tanjung

1 Oktober 2026 - 16:09 WIB

SPPG Tugusari 2 Bagikan 250 Nasi Kuning dari Hasil Penjualan Limbah Dapur

25 September 2026 - 19:15 WIB

Bahas Pendataan dan Sinkronisasi e-RDKK 2027 Gapoktan Panca Jaya Gelar Rakor 

18 September 2026 - 17:04 WIB

Warga Klanceng Hentikan Pembangunan Bronjong di Bantaran Kali Bedadung UIN KHAS Jember, Berujung Kesepakatan

17 September 2026 - 19:31 WIB

PPL Sri Wahyuni dan Kopka Alip Babinsa Pancakarya Dampingi Proyek Oplah

15 September 2026 - 16:30 WIB

Trending di Berita Nasional