Menu ✖

Mode Gelap

Lampung · 2 Agu 2019 21:39 WIB ·

A Syofandi Kritisi Pelaksanaan Pengesahan APBD Murni 2020 Yang Terkesan Terburu-buru


A Syofandi Kritisi Pelaksanaan Pengesahan APBD Murni 2020 Yang Terkesan Terburu-buru Perbesar

Tulang Bawang  –  (GS)  –  Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020. Hal itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019.

Regulasi dalam Permendagri tersebut menjadi instrumen Kemendagri dalam memberikan bimbingan dan evaluasi perencanaan APBD tahun Anggaran 2020 yang sedang disusun oleh Pemda dan DPRD
Sejauh ini dari hasil pantauannya, dari 15 kabupaten atau kota se Provinsi Lampung belum ada yang rampung mengesahkan APBD. Bahkan APBN saja belum ada ketok palu. Namun hal itu berbanding terbalik dengan Kabupaten Tulangbawang.

Baca Juga :   Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik Saply TH sebagai Bupati Mesuji sisa masa jabatan 2017-2022

A Syofandi kritisi pelaksanaan pengesahan APBD Murni 2020 dalam waktu singkat. Ia menilai dengan terburu-burunya DPRD Kabupaten Tulang bawang mengesahkan APBD terkesan diduga ada uang lelah.

Klik Gambar

Ia menduga, dengan waktu yang hanya sepekan DPRD mengesahkan APBD Murni itu, dapat dijadikan ajang mencari keuntungan bagi para anggota legislatif yang segera memasuki masa Purnabhakti.

Mantan Wakil Bupati Tulang Bawang masa kepemimpinan periode pertama Abdul Rachman Sarbini (Mance) itu, turut mencontohkan. Dimasa ia masih menjabat sebagai Wakil Bupati dan periode kepemimpinan sebelumnya, APBD disahkan oleh anggota legislatif terbaru.

Baca Juga :   Satu Karyawan Diberhentikan  Tanpa Alasan Jelas "16 Karyawan PT. APS Ikut Mengundurkan Diri

“Ini kan patut Diduga ada celah sebagai upaya Anggota Dewan mencari keuntungan. Kenapa, karena ini prosesnya terlalu cepat. Apakah DPRD lagi mengejar suatu penghargaan atau lagi mau cari Rekor Muri, karena Dewan tercepat mengesahkan APBD,” kata dia, saat menggelar jumpa pers, di RM Raja Ampat Menggala, Jumat (2/8/2019).

Mengingat APBD Murni 2020 paling telat bisa ditetapkan pada Bulan November. Artinya, Anggota Dewan yang baru akan dilantik pada awal September mendatang, terhitung memliki waktu tiga bulan untuk membahas APBD murni 2020. Dia menilai, dengan langkah cepat DPRD Tulang bawang mengesahkan APBD dapat berdampak buruk terhadap pembangunan di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur kedepan.

Baca Juga :   Komitmen DPRD Dan Pemkab Tulang Bawang Merupakan Persetujuan Raperda APBD Tahun 2019

“Provinsi aja belum mengesahkan, bagaimana kita mau tahu program dan jumlah anggaran kedepan nantinya. ini akan berdampak ke pembangunan daerah dan juga masyarakat,” Tegas syofandi.

Syofandi menyatakan, langkahnya mengkritisi kebijakan yang dilaksanakan Pemkab Tulang Bawang maupun DPRD setempat, sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan dan pembangun Tulang Bawang.

“Ini bukan, karena ada unsur politik. Tetapi ini karena saya cinta dengan Tulang Bawang. Saya mau daerah ini maju. Baik segi pembangunan maupun perekonomian,” Ungkapnya.

P:(Tim/Red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Beda Keterangan soal Pengadaan, Transparansi Rehab TK IT Fityah Mandiri Dipertanyakan

12 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Inspeksi Klinik MMC Menggala Usai Pasien Pingsan di Depan Klinik

5 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Disebut Layani 24 Jam, Pasien Darurat Tak Mendapat Respons di Klinik Rawat Inap Terminal Menggala

4 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Trending di Berita Terkini