Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 8 Jul 2026 23:57 WIB ·

Usai Berdialog, Bupati Ela Tekankan Pentingnya Pendataan Petani Tembakau Sebagai Dasar Penyusunan Program Dan Bantuan Pemerintah


Usai Berdialog, Bupati Ela Tekankan Pentingnya Pendataan Petani Tembakau Sebagai Dasar Penyusunan Program Dan Bantuan Pemerintah Perbesar

Lampung Timur-gemasamudra.com- Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah melakukan kunjungan kerja ke Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Lampung Timur di Desa Tambah Luhur, Kecamatan Purbolinggo, Rabu (8/7/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum untuk mendengar langsung aspirasi petani tembakau dan memastikan dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan sektor pertanian tembakau di Lampung Timur.

Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (KPTPHP) Kabupaten Lampung Timur Eka, Camat Purbolinggo, serta unsur Forkopimcam Purbolinggo.

Klik Gambar

Dalam dialog bersama pengurus dan anggota APTI, Bupati Ela menekankan pentingnya pendataan petani tembakau sebagai dasar penyusunan program dan bantuan pemerintah. Ia juga menyoroti kesejahteraan petani, termasuk perlindungan melalui jaminan kesehatan.

Baca Juga :   K3PP Tubaba Soroti DPRD, Soal Pengusulan Bakal Calon PJ Bupati Harus Secara Terbuka, Transparan, Ke Publik

“Saya minta didata berapa jumlah petani tembakau di Desa Tambah Luhur. Data ini penting agar pemerintah dapat menyusun program yang tepat sasaran, termasuk terkait perlindungan dan kesejahteraan petani,” ujar Bupati Ela.

Ketua APTI Lampung Timur Susanto menyampaikan keluhan terkait pencairan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang selama ini belum tepat waktu. Menurutnya, dana baru turun sekitar September, padahal kebutuhan petani sudah dimulai sejak April untuk persiapan musim tanam Mei, Juni, dan Juli.

Baca Juga :   27 TKI yang Pulang ke Tuba, Dinyatakan Sehat

“Yang kami harapkan adalah penyaluran DBHCHT tepat waktu sesuai kebutuhan musim tanam,” ungkap Susanto.

Menanggapi hal itu, Bupati Ela menegaskan bahwa DBHCHT merupakan hak petani tembakau yang wajib disalurkan tepat waktu agar manfaatnya dirasakan saat dibutuhkan.

“DBHCHT adalah hak para petani tembakau. Saya minta ini segera dikoordinasikan dengan BPKAD agar penyalurannya bisa disesuaikan. Dalam proses rembuk pengalokasian dana, APTI juga harus dilibatkan agar sesuai kebutuhan petani,” tegas Bupati.

Baca Juga :   LBH Bandar Lampung Nilai Respon Sekdaprov Soal Pengibaran Bendera One Piece Berlebihan

Usai berdialog, Bupati bersama rombongan meninjau tempat pengolahan daun tembakau milik petani. Ia juga turun langsung ke lahan untuk mengecek kondisi pertanaman tembakau yang sedang dibudidayakan.

Melalui kunjungan ini, Pemkab Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi petani, serta mendorong kebijakan yang meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani tembakau di daerah. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

DPRD Lamtim 27 Tahun: Kolaborasi Tanpa Hilangkan Fungsi Kontrol

18 Agustus 2026 - 18:21 WIB

HUT RI ke-81 Di Batanghari, Bupati Ela Ajak Warga Jaga Kebersamaan Lewat Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 00:04 WIB

HUT RI Ke-81, Indonesia Berdaulat Adil Makmur, Bupati Lamtim : Isi Kemerdekaan Dengan Kerja Nyata

17 Agustus 2026 - 20:33 WIB

HUT RI ke-81, Bupati Ela : Fokus Percepatan Pembangunan Sesuai RPJM

17 Agustus 2026 - 20:18 WIB

237 Warga Binaan Rutan Sukadana Terima Remisi Dan 3 Orang Bebas, Wabup Azwar Hadi: Jangan Ulangi Kesalahan

17 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Wakil Wali Kota Metro Pimpin Tabur Bunga, Teguhkan Semangat Perjuangan dan Pengabdian

17 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Trending di Berita Indonesia