Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 11 Apr 2026 10:36 WIB ·

Gus Fawait Buka Forum Uji Publik Secara Live : Sejarah Baru Tata Kelola daerah.


Gus Fawait Buka Forum Uji Publik Secara Live : Sejarah Baru Tata Kelola daerah. Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember,Gemasamudra.com – Mengadopsi gaya komunikasi modern yang inklusif, Bupati Jember, Gus Fawait, melakukan terobosan dengan memanfaatkan platform livestreaming bertajuk Gus Bupati Menjawab, Jumat (10/4/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya responsif untuk menjawab langsung berbagai keraguan, kritik, hingga isu miring yang berkembang di tengah masyarakat Jember.

Di hadapan ribuan penonton digital, Gus Fawait tampil tegas dan lugas, membuktikan bahwa transparansi pemerintah tidak lagi berjarak dengan rakyat. Sementara itu, sejumlah tokoh penting juga membersamai Gus Fawait.

Klik Gambar

Yakni, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Kepala Bapenda Jember Achmad Imam Fauzi, Kepala BPS Jember Peni Dwi Wahyu Winarsi, Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional FISIP Unej Prof. Agus Trihartono, Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP UNMUH Jember Dr. Iffan Gallant El Muhammady, Jurnalis Berita Jatim Oryza A. Wirawan, dan Dosen Universitas Brawijaya Dr. Irfan Kharisma Putra.

Baca Juga :   Gus Fawait Gencarkan Sosialisasi Lewat Safari Ramadan : Masyarakat Biar Paham mengakses Layanan Publik Gratis.

Dalam pembukaannya, Gus Fawait menegaskan bahwa metode livestreaming dipilih agar tidak ada sekat informasi. “Kami hadir di sini bukan untuk retorika atau hiburan semata, tapi untuk memberikan kepastian. Publik berhak tahu apa yang sedang kita kerjakan dan mengapa kebijakan itu diambil,” ujarnya.

Lebih lanjut, diskusi semakin hangat saat narasumber mulai mengulas sejumlah program yang menjadi perbincangan publik. Khususnya, Mlijo Cinta dan Bunga Desaku.

Program Mlijo Cinta, yang dirancang untuk penguatan ekonomi sektor mikro melalui pemberdayaan pedagang sayur keliling, mendapat pertanyaan kritis terkait efektivitas dan distribusi bantuannya. Masyarakat mempertanyakan apakah program ini benar-benar menyentuh akar rumput atau sekadar seremonial.

Menanggapi hal tersebut, Gus Fawait memaparkan data konkret. Dia menjelaskan bahwa Mlijo Cinta bukan hanya soal bantuan modal, melainkan ekosistem ekonomi yang menghubungkan produsen lokal dengan pasar domestik secara langsung.

Baca Juga :   Dapat Apresiasi Usai Gelaran Gus’e Menyapa, Camat Bambang Dinilai Sukses Jaga Kekompakan Warga Bangsalsari

Sementara itu, program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) juga tak luput dari sorotan. Muncul pertanyaan mengenai urgensi bupati turun ke desa-desa di tengah tantangan birokrasi digital. Sebagian pihak menganggap ini sebagai beban anggaran, namun Gus Fawait menepisnya dengan argumen yang sangat rasional.

“Bunga Desaku adalah cara kami menjemput masalah sebelum menjadi bom waktu. Banyak persoalan di desa yang tidak bisa dipahami hanya dari balik meja di kantor kabupaten. Dengan hadir langsung, keputusan bisa diambil dalam hitungan jam, bukan minggu,” tegasnya saat menjawab salah satu komentar netizen.

Tidak hanya fokus pada program populer, Gus Fawait lebih lanjut menyatakan bahwa sesi livestreaming ini juga membedah isu kemiskinan dan optimalisasi infrastruktur seperti bandara. Gus Fawait tampak sangat menguasai materi ketika ditanya mengenai langkah konkret mengatasi ketimpangan ekonomi. Dia menekankan bahwa sinergi antara program kesejahteraan sosial dan pembangunan fisik harus berjalan beriringan.

Baca Juga :   Gus Fawait Tekankan Sinergi Satgas Stunting dan Layanan Kesehatan Gratis di Jember : Safari Ramadhan di Kalisat

Respons bupati terhadap pertanyaan-pertanyaan tajam cenderung tenang namun berwibawa. Dia tidak ragu mengakui jika ada kendala di lapangan, namun segera menawarkan solusi jangka pendek dan panjang yang sedang diupayakan pemerintah daerah.

Sementara itu, livestreaming Gus Bupati Menjawab ini menjadi bukti nyata adanya pergeseran gaya kepemimpinan di Jember menuju era keterbukaan informasi. Dengan menjadikan dirinya sebagai narasumber utama yang siap dikritik secara terbuka, Gus Fawait berusaha membangun kembali kepercayaan publik yang sempat goyah oleh berbagai isu.

Bagi masyarakat Jember, kanal ini menjadi wadah baru untuk menyalurkan aspirasi secara real-time. Di akhir siaran, Gus Fawait berkomitmen untuk terus menjalankan pola komunikasi ini guna memastikan setiap kebijakan agar benar-benar berdampak nyata bagi kemakmuran warga Jember.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Tim Kesehatan PMI Bersinergi dengan Dinkes Jember Layani Pengunjung Selama Tiga Hari

26 Juli 2026 - 09:26 WIB

JFC ke-24 Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat dan Wadah Membentuk Karakter

25 Juli 2026 - 18:45 WIB

PP Minhajul Atsar Assalafy Ajung Sumbangkan 76 Kantong Darah 

25 Juli 2026 - 17:42 WIB

96 Anggota PMR Wira Jember digembleng Lewat Latihan Gabungan oleh KSR PMI unit ITS Mandala

25 Juli 2026 - 10:48 WIB

ICMI Orda Jember Serahkan Tandon Air 1.200 Liter via PMI Kabupaten Jember, bantu warga dampak kekeringan 

24 Juli 2026 - 14:26 WIB

Wamenkes RI Resmikan Home Care di Jember, 49 Mobil Siap Layani Warga Hingga ke Rumah

24 Juli 2026 - 11:16 WIB

Trending di Berita Nasional