Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 9 Apr 2026 15:43 WIB ·

Siap Dongkrak UMKM Naik Kelas : Kolaborasi UNEJ – AURO.


oplus_1024 Perbesar

oplus_1024

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih adaptif terhadap teknologi terus dilakukan. Salah satunya melalui peluncuran AURO, platform digital growth berbasis data yang dikembangkan bersama Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember (UNEJ).

Soft-launch AURO digelar dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pelaku UMKM lokal. Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan Fasilkom UNEJ, Antonius Cahya Prihandoko, serta Founder AURO, Tamara Firstanty.

Klik Gambar

Peluncuran ini bukan sekadar memperkenalkan aplikasi digital. Lebih dari itu, AURO hadir sebagai solusi untuk membantu UMKM memahami kondisi bisnis mereka secara lebih terukur melalui pendekatan Business Health Index atau indeks kesehatan usaha.

Baca Juga :   Gus Fawait Sambangi Tempat Suci Umat Hindu di Paseban, Tegaskan Jember sebagai Rumah Besar Keberagaman

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat lahirnya inovasi yang menjawab kebutuhan nyata di masyarakat,” ujar Antonius.

Ia menegaskan, keterlibatan mahasiswa dalam program Capstone Project dan MBKM menjadi nilai tambah tersendiri. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam pengembangan teknologi yang berdampak nyata bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Tamara Firstanty menjelaskan bahwa AURO dirancang bukan sekadar aplikasi kasir digital. Platform ini mengintegrasikan fungsi operasional dengan analisis bisnis yang komprehensif.

Baca Juga :   Jember SAE Luncurkan Platform Digital, Mendongkrak UMKM Saat Pandemi

“Banyak UMKM sebenarnya punya penjualan yang baik, tetapi tidak memahami kesehatan bisnisnya. Di sinilah AURO hadir, memberikan gambaran yang jelas dan membantu mereka mengambil keputusan strategis,” jelasnya.

Ia menegaskan, keterlibatan mahasiswa dalam program Capstone Project dan MBKM menjadi nilai tambah tersendiri. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam pengembangan teknologi yang berdampak nyata bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Tamara Firstanty menjelaskan bahwa AURO dirancang bukan sekadar aplikasi kasir digital. Platform ini mengintegrasikan fungsi operasional dengan analisis bisnis yang komprehensif.

“Banyak UMKM sebenarnya punya penjualan yang baik, tetapi tidak memahami kesehatan bisnisnya. Di sinilah AURO hadir, memberikan gambaran yang jelas dan membantu mereka mengambil keputusan strategis,” jelasnya.

Baca Juga :   UNEJ Kembangkan Inovasi Pupuk Organik dari Limbah Batu Gamping untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan Jember

Peluncuran AURO sekaligus menjadi momentum lahirnya gerakan digitalisasi UMKM berbasis kolaborasi kampus dan industri dari daerah. Dari Jember, inovasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih luas dan menjadi solusi bagi UMKM di seluruh Indonesia.

Ke depan, AURO menargetkan diri sebagai platform pertumbuhan yang membantu UMKM menjadi lebih sehat, kompetitif, dan bankable. Dengan begitu, pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan naik kelas. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Hari Pertama Pendaftaran BPD Pancakarya, Empat Warga Ambil Berkas Pendaftaran

8 Juni 2026 - 16:03 WIB

DAM Irigasi Klanceng Rusak Sejak 2023 Berharap Pemerintah Membangunnya Kembali : Keinginan Petani Arjasa Jember.

8 Juni 2026 - 12:49 WIB

Kapolsek Ajung Berikan Wawasan Hukum kepada 136 Calon Warga Baru PSHT Ranting Ajung

7 Juni 2026 - 15:59 WIB

Kontingen Jember TTC Dragon Academy Lampaui Target, Raih 7 Emas diTurnamen internasional KSATRIA NUSANTARA PBTI TAEKWONDO Series 3 .

7 Juni 2026 - 15:10 WIB

Optimalisasi Lahan dan Irigasi Perpompaan Dimaksimalkan Pemkab Jember Untuk Swasembada Pangan

7 Juni 2026 - 11:13 WIB

Tanpa Payung Hukum Perbup, Tunjangan “Ketua Tim” di Dinkes Pringsewu Jadi Sorotan

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

Trending di Berita Indonesia