Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 18 Mei 2025 22:40 WIB ·

Ketika Klarifikasi Tak Dijawab, Wartawan Direspons Sinis: KWRI dan IWO Angkat Bicara Soal Sikap Kafe Ummika


Ketika Klarifikasi Tak Dijawab, Wartawan Direspons Sinis: KWRI dan IWO Angkat Bicara Soal Sikap Kafe Ummika Perbesar

PRINGSEWU (GS)  – Di tengah sorotan publik atas dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di Kafe dan Resto Ummika, respons pihak manajemen justru menimbulkan pertanyaan baru. Alih-alih memberikan klarifikasi atas konfirmasi yang dikirim secara resmi sejak 10 Mei 2025, salah satu pemilik kafe malah merespons wartawan dengan nada yang terkesan merendahkan dan intimidatif.

“Kalimat seperti ‘Sudah hebat betul ya, Mbak’ dilontarkan ke wartawan kami yang hanya menjalankan tugasnya sesuai etika jurnalistik. Ini bukan sikap yang mencerminkan keterbukaan,” ujar Davit Segara, Ketua KWRI Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga :   DKT Ajung Menang 4-2, Lolos ke Babak 8 Besar Kades Cup Cangkring 2026

Pihak media sebelumnya telah mengirimkan surat permohonan konfirmasi resmi via WhatsApp terkait dugaan praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun sampai berita ini diturunkan, tidak ada jawaban substansial yang diberikan oleh manajemen Kafe Ummika.

Klik Gambar

Tak hanya itu, pihak kafe juga menggandeng sebuah media tandingan yang tiba-tiba muncul dan langsung menilai pemberitaan tersebut tidak berimbang serta cenderung menyerang. Pernyataan dari media tersebut dianggap mengabaikan prosedur jurnalistik yang telah ditempuh, termasuk upaya konfirmasi.

Baca Juga :   Universitas Megou Pak Tulang Bawang (UMPTB) Perguruan Tinggi Kebanggaan Masyarakat Tulang Bawang

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Pringsewu, Ahmad Fijayyuddin, ikut angkat suara. Ia menilai tudingan bahwa pemberitaan bersifat tendensius sangat tidak berdasar.

“Kalau memang merasa pemberitaan tidak berimbang, laporkan saja ke Dewan Pers. Jangan hanya bisa menilai dan berkoar-koar di media tandingan,” tegas Fijay.

Ia menambahkan, soal konten berita yang disajikan media sudah melalui verifikasi dan berdasarkan temuan lapangan serta keterangan dari sejumlah mantan karyawan.

Baca Juga :   Soal Laporkan ke Kejati Lampung, Pemkab Tubaba Serahkan Sepenuhnya Proses Kepada APH

“Buktinya, sudah banyak korban yang merasa dirugikan oleh pihak owner Ummika. Jadi sangat disayangkan jika muncul pihak-pihak yang tiba-tiba datang lalu menilai bahwa pemberitaan kami tendensius, padahal tak pernah melakukan verifikasi apapun,”tambahnya.

Baik KWRI maupun IWO sepakat bahwa media bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk menyerang. Namun ketika kritik dibalas dengan intimidasi dan opini sepihak, maka yang dirugikan bukan hanya wartawan melainkan demokrasi itu sendiri. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 78 kali

Baca Lainnya

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Rapat Kordinasi, SMSI Tingkatkan Profesionalisme Perusahaan Media

1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Menuju Generasi Emas 2045, Babinsa Kodim 0429/Lamtim All Out Dampingi Distribusi MBG

30 April 2026 - 15:07 WIB

Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Warga Lampung Timur Kini Bisa Bayar Pajak Lebih Mudah

30 April 2026 - 14:46 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Bupati Lampung Timur Ajak Seluruh Elemen Berkolaborasi Aktif Di Media Sosial Kampaye Anti Norkoba

30 April 2026 - 14:32 WIB

Trending di Berita Terkini