Menu

Mode Gelap

Lampung · 1 Okt 2018 00:50 WIB ·

Dinas PUPR Tulang Bawang Ter’indikasi Merugikan Negara


Dinas PUPR Tulang Bawang Ter’indikasi Merugikan Negara Perbesar

Gemasamudra.com – Daerah Lampung

Tulang Bawang_Lelang Proyek di dinas pekerjaan umum dan Penata Ruang (PUPR) kabupaten Tulang Bawang,ter’indikasi merugikan Negara serta di duga mengangkangi Peraturan Presiden.

Faktanya, Berdasarkan data yang terungkap,bahwa lelang proyek tahun 2016 yang lalu, kembali muncul hanya berselang satu tahun di tempat yang sama pada tahun 2018 ini. diduga beberapa kegiatan proyek bertentangan dengan peraturan presiden No 54 yang di perbaharui dengan perpres No 16 tahun 2018.

Klik Gambar

Pasalnya, Pada tahun 2016 lalu telah dikerjakan kegiatan dengan kode proyek 1198394 dengan nilai anggaran kira-kira kurang lebih Rp.3.000.000.000,(tiga milyar rupiah) pekerjaan tersebut sudah selesai.namun pada tahun 2018,dinas PUPR kembali mengadakan proyek lelang berkode 1677394 jenis klasifikasi peningkatan ruas jalan bernilai kurang lebih Rp. 4.000.000.000 (empat milyar).
Pertanyaannya,apakah sebuah unsur kesengajaan atau tidak,dengan munculnya pekerjaan di tempat yang sama pada tahun 2018 ini.

Baca Juga :   Bersama Warga, Qudrotul-Hankam Gerak Cepat Ikut Gotong Royong Bantu Perbaiki Gorong-Gorong di Menggala

Hal ini membuat kordinator wilayah Lampung Lsm Nawacita geram, menurutnya kegiatan tersebut terindikasi melanggar aturan yang telah di tetapkan oleh presiden, fakta data yang ada, tentunya kegiatan itu menimbulkan sebuah pertanyaan.
“bisa di pastikan hal itu,ter’indikasi ada permainan lelang proyek.
Bagaimana enggak,nyatanya di tahun 2016 dan 2018 kegiatan proyek tersebut di tempat yang sama, dengan status klasifikasi kegiatan sama,hanya saja berbeda nilai anggaran dan CV Pelaksana.
Hal ini di duga melanggar peraturan pemerintah No 34 tahun 2006 tentang jalan Dan tidak ada singkronisasi terhadap LKPP.”ujar Safril Korwil Lampung Lsm Nawacita.

Baca Juga :   Pertama di Lampung, IWO Lamtim Luncurkan Sekolah Jurnalistik

Tak hanya itu,Korwil Lsm Nawacita pun menuding kegiatan tersebut terindikasi telah terjadi kerugian Negara,
“Di mungkinkan adanya kerugian negara di dalam pekerjaan sebelumnya, sepertinya mereka mencoba untuk menutupi dengan pekerjaan baru.
Jadi Saya berharap pihak yudikatif dalam hal ini penegak hukum, bisa mengambil sikap dan sangat teliliti dalam menganalisa lelang proyek yang ada di Tulang Bawang.”tambah Safril.

Baca Juga :   Kadinkes Tuba Benarkan Satu Anggota Kodim 0426 Terpapar Covid-19

Terakhir Safril mengatakan kepada media Mengenai masalah tersebut akan di tindak lanjuti hingga ke penegak hukum,
“Dalam permasalahan ini, saya Korwil Lsm Nawacita akan segera melaporkan pekerjaan proyek tersebut kepada pihak penegak hukum,karena ini sudah sangat merugikan Negara.”Tegas Safril.
(tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Wujudkan Transparansi, BPKAD Pringsewu Teken MoU Datun dengan Kejaksaan

16 Maret 2026 - 08:32 WIB

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Segitukah Perduli Wali Kota Bandar Lampung Terhadap Warga Yang Terdampak Bencana Banjir Saat Ini

7 Maret 2026 - 01:48 WIB

ORADO Tulang Bawang Gelar Rekrutmen Menuju Kejuaraan Nasional

2 Maret 2026 - 23:04 WIB

IWO Bentuk Tim Sosial Kontrol Soal Menu MBG di Keluhkan Warga Tubaba

28 Februari 2026 - 13:58 WIB

Bungkamnya Sang Bupati: Teka-teki “Klangenan Art Studio” dan Nasib Fotografer Lokal Pringsewu

28 Februari 2026 - 09:49 WIB

Trending di Berita Nasional