Menu

Mode Gelap

Berita Media Global · 7 Mei 2021 00:00 WIB ·

Jelang Lebaran, Pemkab Lamsel Kembali Cek Stok Kebutuhan Pokok di Pasar Inpres Kalianda


Jelang Lebaran, Pemkab Lamsel Kembali Cek Stok Kebutuhan Pokok di Pasar Inpres Kalianda Perbesar

KALIANDA – Sepekan jelang lebaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, kembali melakukan monitoring harga sejumlah komoditas di pasar inpres Kalianda, Jum’at (07/05/2021).

Monitoring yang dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan, Ir. Yansen Mulya, M.P., ini untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran, terlebih saat mendekati hari raya idul fitri.

Didampingi Kepala Dinas KUKM Lampung Selatan, I Ketut Sukerta, SE, dan Plt. Kepala UPT Pasar Inpres Kalianda, Ella Agustianus, serta jajaran, Yansen melakukan pemantauan sejumlah harga, mulai dari harga daging, telur, ayam potong, hingga Sayur mayur dan lain-lain.

Klik Gambar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan, Ir. Yansen Mulya, mengatakan ketersediaan sejumlah kebutuhan bahan pokok di pasar saat masih masih tercukupi. Hal itu ia ketahui, setelah dilakukan pengecekan ke lapak para pedagang di pasar tradisional tersebut.

Baca Juga :   Jelang Bulan Ramadhan, Aparatur Pekon Air Kubang Dahulukan Kebutuhan KPM Melalui BLT DD..!!

“Alhamdulillah semua sembako sudah kita cek semua di pasar. Ketersediaan barang cukup tersedia, dan tidak langka. Harga juga masih relatif stabil,” kata Yansen.

Namun, lanjut Yansen, kenaikan harga terjadi pada komoditas daging. Tetapi kenaikan tersebut menurutnya masih terbilang biasa dan tidak terlalu signifikan.

“Gak ada yang meningkat, hanya daging saja yang biasa Rp.125 ribu naik ke Rp.130 ribu. Telur masih bermain di harga Rp.24 ribu. Kemudian beras juga masih sama dengan sebelumnya, dan semua barang tersedia,” jelas Yansen.

Baca Juga :   Parah! Warga Sampaikan Aspirasi Lewat Media Massa Malah Dikonfrontir Oleh Pejabat Ini? 

Jelang lebaran saat ini, menurut Yansen animo daya beli masyarakat dipasaran tidak jauh berbeda dari hari biasanya. Ia pun mengakui bahwa daya beli masyarakat di pasar tradisional tersebut mengalami penurunan.

“Pembeli juga masih stabil tidak ada peningkatan. Jelang lebaran ini masih biasa biasa saja. Mungkin karena daya beli ini menurun sehingga tidak ada peningkatan yang signifikan antara mau lebaran dengan hari-hari biasa,” katanya. (Red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Truk Tambang Melintas, Jalan Amblas, Dugaan Keterlibatan Orang Nomor Satu di Pringsewu Mencuat

21 April 2026 - 14:35 WIB

DPD PSI Pringsewu Gelar Konsolidasi: Siap “Tempur” dan Targetkan Kursi di Pesta Demokrasi

14 April 2026 - 21:31 WIB

Kejari Pringsewu Kejar Pemulihan Kerugian Negara: Dari Kasus LPTQ Hingga Koleksi Boneka Mewah RMFT BRI

6 April 2026 - 17:14 WIB

Pengembang Properti di Gading Rejo Berinisial YD Diduga Tipu Konsumen

5 April 2026 - 13:43 WIB

Polemik Infaq ASN Pringsewu Memanas: Gaji Dipotong Tanpa Persetujuan, Sekda Minta Korban Melapor

16 Maret 2026 - 23:30 WIB

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Trending di Berita Indonesia