Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 4 Jan 2021 14:57 WIB ·

Puluhan Supir Truk Sampah Lakukan Aksi Mogok Kerja di Depan Rumdis Bupati Jember


Puluhan  Supir Truk Sampah Lakukan Aksi Mogok Kerja di Depan Rumdis Bupati Jember Perbesar

Gemtasamudra.com

Jember – (GS) – Puluhan petugas sampah dan supir truk sampah melakukan aksi mogok kerja di depan rumah dinas Bupati Jember Faida, Senin (4/1/2020) pagi.

Aksi mogok kerja ini merupakan buntut kekesalan para supir truk sampah karena tak mendapat anggaran pengoperasian truk tersebut. Sebanyak 36 truk terparkir di halaman rumdis bupati setempat.

“Mulai hari ini kita mogok. Kita tidak mampu lagi menalangi biaya operasional truk sampah,” ujar Senidar, korlap aksi petugas angkut sampah saat diwawancarai.

Klik Gambar

Dalam aksinya, para supir truk sampah tersebut juga membentangkan spanduk besar bertuliskan ‘Mohon Maaf Kami Tidak Operasional Truk Sampah, Ini Butuh BBM’ yang terpasang di sisi bak truk.

Baca Juga :   Potensi Kebocoran PBB-P2 Rp396 Juta di Pringsewu, Bapenda Lalai Terapkan Aturan Baru

Selain itu, Senidar dengan nada kesal mengatakan, petugas angkut sampah terutama para sopir sudah tidak mampu lagi merogoh kocek sendiri tiap hari untuk membeli solar agar truk tetap bisa beroperasi.

“Sudah dua bulan tidak ada (anggaran) BBM. Ya, kalau kapan hari itu kami ambilkan dari TPP (tambahan penghasilan pegawai) dan gaji untuk nemblongi (menalangi pembelian BBM). Bayaran belum dibayar sekarang, tidak mampu lagi sopir-sopir,” paparnya.

Baca Juga :   Pesta Sabu, Dua Warga Menggala Diringkus Polisi

Menurutnya, truk akan terparkir di halaman rumah dinas Bupati Jember dan Kantor Pemkab Jember dalam jangka waktu yang tidak ditentukan.

“Pokoknya truk-truk ini tidak akan kami pindahkan sampai ada keputusan kepastian BBM dari pimpinan,” tegasnya.

Sementara itu, Slamet, salah seorang petugas sampah menuturkan,meskipun truk pengangkut tidak dioperasikan, petugas sampah yang lain tetap menyapu alun-alun.

Baca Juga :   Usai Berdialog, Bupati Ela Tekankan Pentingnya Pendataan Petani Tembakau Sebagai Dasar Penyusunan Program Dan Bantuan Pemerintah

” Sampah-sampah hanya dikumpulkan, kendati tidak sampai terangkut ke tempat pembuangan akhir karena tidak ada BBM untuk mengoperasikan truk,” ucap Slamet.

Terpisah, Bupati Jember Faida saat dikonfirmasi via telepon seluler, enggan memberi keterangan. Bahkan, bupati yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Februari mendatang tersebut tidak tampak saat petugas dan sopir angkut sampah menggelar aksi di rumah dinasnya.

Penulis : Tfik/gofi

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Kepala Sekolah SMPN 1 Ajung Tegaskan Tak Jual LKS, Koperasi Hanya Fasilitasi Buku Ringkasan Materi Dan Soal Wali Murid Seharga Rp144 Ribu untuk 12 Buku

5 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Rakor Penguatan Kawasan Hutan, Pemkab Lamtim Kebut Listrik Untuk Masyarakat Register

4 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Resmi Daftar Bakal Calon, Hariyanto Siap Lanjutkan Pengabdian di Tiyuh Gunung Menanti

31 Juli 2026 - 17:43 WIB

Surveillance LAM-KPRS, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Budaya Mutu Dan Keselamatan Pasien

28 Juli 2026 - 10:47 WIB

Mengabdi Tanpa Pamrih, Mega saputra Bertekad Wujudkan Perubahan Nyata untuk kesejahteraan masyarakat

27 Juli 2026 - 19:49 WIB

Korwil MGG Jember Soroti Belum Adanya Permintaan Maaf dan Tanggung Jawab SPPG 1 Karangsono kepada Korban Terdampak MBG: “Empati Tidak Bisa Menunggu”

27 Juli 2026 - 12:36 WIB

Trending di Berita Terkini