Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Mei 2018 05:11 WIB ·

Kunjungi Pasar di Magetan, Khofifah Temukan Wortel Kualitas Impor


Kunjungi Pasar di Magetan, Khofifah Temukan Wortel Kualitas Impor Perbesar

Gemasamudra.com,Magetan – Dalam kunjungannya ke pasar tradisional di Magetan, calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemukan produk lokal wortel dengan kualitas import. Wortel produk Plaosan Magetan ini sangat berpotensi dipasarkan ke pasar modern.

“Tadi saya ke pasar Maospati menemukan produk yang keren sekali, itu wortel Plaosan kualitasnya diatas import. Saya ingin ke lahan dimana itu dihasilkan nantinya untuk dikembangkan,” tutur Khofifah Indar Parawansa usai berkunjung di Pasar Kecamatan Barat Magetan, Minggu (6/5/2018).

Baca Juga :   Malam Tahun Baru 2021 di Pringsewu Dijaga Ketat Personel Polisi

Wortel produk Plaosan Magetan, kata Khofifah, harus dikembangkan dengan perluasan lahan untuk memenuhi kebutuhan market modern. Selama ini, lanjut Khofifah, sangat sayang produk berkualitas impor hanya dijual di pasar tradisional.

Klik Gambar

“Eman lho ini, saya beli banyak wortel untuk stok di rumah. Saya akan minta untuk petani wortel di Magetan diperluas lahannya. Kalau itu bisa disiapkan lahan lebih luas untuk petani wortel, rasanya marketnya luar biasa,” tuturnya.

Baca Juga :   Polemik Limbah SPPG Sukanegara Memanas, Oknum DPRD Tanggamus Tantang Media Bertemu

Khofifah mengatakan selama ini pasar modern cenderung memilih wortel impor, padahal kualitasnya sangat jauh dari wortel Magetan. Saat ini di Indonesia sangat tinggi kebutuhan impor wortel untuk suplai pasar modern.

“Karena kita impor wortel cukup tinggi di pasar modern, kita gunakan wortel rata-rata impor,” tandasnya.

Dalam kunjungannya ke pasar tradisional Maospati dan Mangge Kecamatan Barat Magetan, Khofifah ditemani calon Bupati Magetan Miratul Mukminin (Gus Amik). Khofifah disambut ratusan pedagang yang ikut bernyanyi dan berjoget. Khofifah berencana juga akan bertemu para muslimat di kecamatan Takeran. (DBS/DK)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Klarifikasi Terkait Lamanya Proses Pembuatan Akta di Desa Selodakon

16 Juni 2026 - 18:32 WIB

Tanpa Payung Hukum Perbup, Tunjangan “Ketua Tim” di Dinkes Pringsewu Jadi Sorotan

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Satu Atap Belasan Nyawa: Nestapa Keluarga Yuliarti di Pringsewu Barat Terjepit Kemiskinan dan Birokrasi ‎

22 April 2026 - 17:35 WIB

Truk Tambang Melintas, Jalan Amblas, Dugaan Keterlibatan Orang Nomor Satu di Pringsewu Mencuat

21 April 2026 - 14:35 WIB

Trending di Berita Media Global